SUMBAWA, infoaktualnews.com – Rumah Sakit H.L. Manambai Abdulkadir (RSMA) Kabupaten Sumbawa menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Aula Tambora RSMA, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta keteladanan akhlak Rasulullah SAW dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur RSMA dr. Made Sopan Pradnya Nirartha, M.Biomed., Sp.B., Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Kepala Bidang Penunjang, para Ketua Tim Kerja, serta jajaran Civitas Hospitalia RSMA.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Menebar Rahmah”. Tema tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan tugas dan fungsi rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan pelayanan dengan penuh kepedulian, empati, kesabaran, dan ketulusan.
Rangkaian kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Khoiruman Basir Rambe. Dalam tausiah tersebut, peserta diajak untuk kembali memahami perjalanan kehidupan Rasulullah SAW sekaligus menggali nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan pelayanan publik.
Tidak hanya tausiah, kegiatan juga dirangkaikan dengan dialog interaktif. Sesi tersebut memberikan ruang kepada para peserta untuk berdiskusi, menyampaikan pandangan, serta bertukar pemikiran mengenai bagaimana nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan kerja rumah sakit.
Melalui dialog tersebut, peringatan Maulid diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi mampu diterjemahkan menjadi sikap dan perilaku dalam menjalankan aktivitas pelayanan. Terlebih, tenaga kesehatan dan seluruh civitas hospitalia memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian, ketenangan, serta dukungan secara manusiawi.
Direktur RSMA melalui Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), H. Yahya Ulumuddin, S.Kep.Ns., M.Kes., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar RSMA untuk kembali meneladani akhlak dan kepribadian Rasulullah SAW.
Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kasih sayang, mempererat ukhuwah, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh keikhlasan dan amanah.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum bagi keluarga besar RSMA untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam menumbuhkan kasih sayang, mempererat ukhuwah, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh keikhlasan dan amanah,” ujar H. Yahya.
Ia menegaskan, semangat “Menebar Rahmah” tidak hanya menjadi tema dalam kegiatan Maulid, tetapi diharapkan dapat menjadi nilai yang benar-benar hidup dalam keseharian seluruh civitas hospitalia RSMA.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak semata-mata berkaitan dengan tindakan medis maupun pemenuhan kebutuhan kesehatan pasien. Di dalamnya juga terdapat nilai kemanusiaan yang menuntut setiap petugas untuk mampu memberikan pelayanan dengan sikap ramah, penuh perhatian, menghargai pasien, serta memahami kondisi psikologis masyarakat yang sedang mendapatkan perawatan.
Karena itu, keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran RSMA dalam membangun budaya pelayanan yang mengedepankan kepedulian dan tanggung jawab.
“Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan kepada pasien dan masyarakat. Semangat melayani dengan hati, penuh kepedulian dan tanggung jawab, serta senantiasa menjadi bagian dari pengabdian seluruh Civitas Hospitalia RSMA,” katanya.
H. Yahya menambahkan, momentum Maulid Nabi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan silaturahmi di antara seluruh unsur yang ada di lingkungan RSMA. Kebersamaan dan ukhuwah yang terbangun di lingkungan kerja, kata dia, menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan suasana kerja yang harmonis dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan.
Dalam konteks pelayanan rumah sakit, sikap saling menghargai, bekerja sama, serta mengedepankan kepentingan masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW tentang kasih sayang, kejujuran, amanah, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama.
Lebih jauh, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan RSMA diharapkan mampu menjadi pengingat bagi seluruh jajaran bahwa setiap tugas yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab memiliki nilai pengabdian yang besar.
“Semoga melalui momentum ini, keimanan dan ketakwaan serta semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap pengabdian kepada sesama dan masyarakat semakin meningkat,” harapnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut pun menjadi momentum refleksi bagi seluruh keluarga besar RSMA untuk terus memperkuat nilai spiritual dan kemanusiaan dalam menjalankan tugas.
Dengan semangat “Menebar Rahmah”, RSMA berharap nilai kasih sayang, kepedulian, keikhlasan, amanah, dan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja seluruh Civitas Hospitalia.
Pada akhirnya, keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak hanya dikenang melalui peringatan Maulid setiap tahun, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata melalui pelayanan yang tulus, profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab kepada setiap pasien serta masyarakat yang datang ke RSMA. (*)











