InfoaktualNews.com || Selong, 6 Oktober 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong melaksanakan Panen Raya Kedelai dan Edamame di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Menanga Baris, Selasa (6/10). Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Barat, Ketut Akbar Herry Achjar, serta dihadiri seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Lombok bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan hasil nyata pemanfaatan lahan SAE sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan.
Panen raya dilakukan pada lahan produktif SAE Menanga Baris yang memiliki luas keseluruhan sekitar 9 hektare. Pada kesempatan tersebut, Lapas Selong memanen 1,5 hektare tanaman kedelai kuning varietas Kelinci dengan hasil sekitar 2 ton atau 2.000 kilogram, serta 40 are tanaman edamame dengan hasil sekitar 800 kilogram. Tanaman kedelai mulai ditanam pada 13 Juli 2026 dan dipanen pada usia 85 Hari Setelah Tanam (HST), sedangkan edamame ditanam sejak 29 Juli 2026 dan dipanen pada usia 69 HST. Hasil panen tersebut menjadi salah satu bukti bahwa lahan SAE Menanga Baris dapat dioptimalkan menjadi kawasan pertanian produktif yang memiliki nilai ekonomi.
Dalam proses budidaya hingga pemanenan, Lapas Selong melibatkan 7 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Para WBP mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian, mulai dari penanaman, pemeliharaan, hingga proses panen. Keterlibatan tersebut tidak hanya memberikan aktivitas produktif selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas setelah kembali ke tengah masyarakat.
Panen Raya Kedelai dan Edamame menjadi wujud nyata komitmen Lapas Selong dalam mendukung Asta Cita dan Program Ketahanan Pangan Pemasyarakatan melalui optimalisasi lahan, pengembangan pertanian produktif, serta penguatan pembinaan kemandirian WBP. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar serta memperkuat kolaborasi antara jajaran Pemasyarakatan, UPT Pemasyarakatan se-Lombok, Forkopimda Kabupaten Lombok Timur, dan stakeholder terkait. Melalui pemanfaatan SAE Menanga Baris secara berkelanjutan, Lapas Selong terus mendorong terciptanya pembinaan yang produktif sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan.
laporan: Riyan











