Bandung, infoaktualnews.com_ Edukasi tentang pelestarian kawasan hutan terus dilakukan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara.
Belum lama ini, melalui pembinaan Pramuka Saka Wanabakti kegiatan edukasi pengelolaan hutan dilangsungkan Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Pramuka dalam bidang kehutanan serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan diikuti anggota Pramuka Saka Wanabakti Angkatan ke-35 Tahun 2026, didampingi perwakilan Pimpinan Saka (Pimsaka), Endan Cahyadi, dan Pembina Harian, Bambang Agus.
Materi edukasi mencakup pengenalan pengelolaan kawasan hutan, mulai dari perencanaan, penanaman, produksi, pemasaran, pemanfaatan kawasan, hingga keamanan hutan.
Pembekalan bertujuan agar peserta memahami praktik kehutanan dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan bermasyarakat.
Dikatakan Administratur KPH Bandung Utara, Deden Yogi Nugraha, pembinaan Saka Wanabakti merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam membangun karakter generasi muda yang berwawasan kehutanan dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Perhutani akan terus mendukung pembinaan Saka Wanabakti agar lahir generasi muda yang memiliki wawasan kehutanan, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap kelestarian hutan dan lingkungan,” ujarnya di Bandung, (15/10/2026).
Salah seorang anggota Pramuka Saka Wanabakti, Karin, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan pengetahuan baru.
“Latihan ini menambah pengetahuan kami dan melatih kesiapan dalam berkomunikasi saat melaksanakan berbagai kegiatan di lapangan,” ungkap Karin.
Sementara itu Endan Cahyadi, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan KPH Bandung Utara, menyampaikan bahwa wawasan kehutanan merupakan bekal penting bagi anggota Saka Wanabakti dalam mendukung kegiatan di lapangan.
” Hutan menjadi tanggung jawab bersama. Untuk itu penting mengedukasi generasi muda. Dan kami melakukannya melalui Saka Wanabakti. Dari sini nantinya bisa dikembangkan baik keterampilan, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan, sehingga mampu berperan secara kongkrit dilapangan mendukung pelestarian hutan. (***)











