Jemput Bola ke Kemenkes RI, RSUD Sumbawa Bidik Hibah Ratusan Miliar untuk Pengembangan RSUD Sering

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus diperkuat. Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah melakukan pendekatan langsung atau jemput bola ke pemerintah pusat guna mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan fasilitas kesehatan modern bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumbawa.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, MPH, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan audiensi langsung ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Dalam pertemuan tersebut, rombongan diterima Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.P.D., Subsp.E.M.D.(K), Ph.D.

Audiensi tersebut menjadi langkah penting dalam memperjuangkan dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumbawa, khususnya pembangunan Central Medical Unit (CMU) serta pengadaan berbagai peralatan medis berteknologi modern untuk mendukung operasional rumah sakit.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembangunan gedung Central Medical Unit (CMU) dengan estimasi nilai anggaran mencapai Rp100 miliar hingga Rp150 miliar. Bangunan tersebut direncanakan memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi, terdiri atas tiga lantai, berikut kelengkapan sarana dan prasarananya yang diperkirakan membutuhkan anggaran tambahan sekitar Rp20 miliar pada tahun anggaran 2027.

Kehadiran fasilitas CMU ini diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit, sekaligus mendukung terwujudnya sistem pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, modern, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Tanah Samawa.

Hibah Alat Kesehatan Senilai Sekitar Rp80 Miliar

Tidak hanya memperjuangkan pembangunan infrastruktur gedung rumah sakit, dalam audiensi tersebut juga disampaikan sejumlah dukungan pemerintah pusat melalui program KJSU-KIA, SIHREN, serta BA-BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara) yang saat ini sedang berlangsung.

Dukungan tersebut berupa bantuan berbagai peralatan medis strategis dengan nilai keseluruhan diperkirakan mencapai kurang lebih Rp80 miliar.

Adapun peralatan kesehatan yang menjadi bagian dari dukungan tersebut meliputi CT-Scan, Mammografi, Cathlab, mesin anestesi, ventilator, alat X-Ray, serta sejumlah peralatan medis lainnya yang sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan di RSUD Sumbawa.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, menjelaskan bahwa berbagai dukungan tersebut diberikan dalam bentuk hibah. Dengan demikian, bantuan pemerintah pusat ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperkuat fasilitas rumah sakit tanpa sepenuhnya membebankan kebutuhan investasi tersebut kepada kemampuan keuangan daerah.

“Dan itu semua dalam bentuk hibah,” jelas dr. Mega Harta.

Menurutnya, dukungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pelayanan kesehatan, termasuk bagi masyarakat di daerah yang membutuhkan fasilitas kesehatan dengan standar lebih baik.

Momentum Strategis Percepatan Migrasi Layanan ke RSUD Sering

Lebih lanjut, dr. Mega Harta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Kesehatan RI beserta seluruh jajaran pemerintah pusat atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Sumbawa.

Baginya, komitmen dukungan pembangunan infrastruktur dan pengadaan alat kesehatan dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah tersebut bukan sekadar bantuan fisik maupun fasilitas medis. Lebih dari itu, dukungan tersebut merupakan momentum strategis untuk mempercepat dan menuntaskan proses migrasi layanan kesehatan RSUD Sumbawa ke lokasi baru di Sering, Kecamatan Unter Iwes, secara menyeluruh.

Ia menegaskan, keberhasilan pengembangan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan maupun lengkapnya peralatan medis. Kesiapan sumber daya manusia (SDM), sistem pelayanan, serta tata kelola rumah sakit yang profesional juga menjadi faktor utama yang harus dipersiapkan sejak dini.

“Untuk itu, apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Kesehatan dan jajaran pemerintah pusat atas dukungan luar biasa ini. Komitmen dan alokasi hibah senilai ratusan miliar rupiah ini bukan sekadar bantuan infrastruktur dan alat kesehatan, tetapi merupakan momentum strategis untuk menuntaskan migrasi layanan ke RSUD Sering secara paripurna,” ungkap dr. Mega Harta.

Ia menambahkan, saat ini pihak internal RSUD Sumbawa terus mempersiapkan berbagai aspek pendukung, terutama peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM serta pembenahan tata kelola rumah sakit agar seluruh fasilitas yang nantinya tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Tugas kami internal RSUD saat ini adalah mempersiapkan SDM dan tata kelola yang baik. Sehingga ketika seluruh fasilitas tersebut tersedia, pelayanan dapat berjalan maksimal, profesional, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Sinergi Pemda dan DPRD untuk Pelayanan Kesehatan yang Lebih Berkualitas

Dr. Mega Harta juga menekankan bahwa keberhasilan merealisasikan berbagai dukungan tersebut membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama DPRD Kabupaten Sumbawa diharapkan terus mengawal proses tindak lanjut, pemenuhan persyaratan, hingga realisasi dukungan pemerintah pusat tersebut agar seluruh program dapat berjalan sesuai perencanaan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, dan manajemen rumah sakit merupakan fondasi penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan infrastruktur, peralatan medis modern, serta kesiapan tenaga kesehatan yang memadai, RSUD Sumbawa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pelayanan, memperkuat penanganan pasien, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan di luar daerah.

“Pemda dan DPRD Kabupaten Sumbawa tentu akan mengawal penuh komitmen dukungan ini demi mewujudkan pelayanan kesehatan publik yang modern, berkeadilan, dan berstandar nasional di Tanah Samawa,” ujarnya.

Harapan Baru Pelayanan Kesehatan Masyarakat Sumbawa

Rencana pengembangan RSUD Sumbawa melalui pembangunan CMU dan dukungan hibah berbagai peralatan medis tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat infrastruktur kesehatan daerah.

Kehadiran fasilitas CT-Scan, Mammografi, Cathlab, ventilator, mesin anestesi, hingga peralatan penunjang lainnya diharapkan dapat memperluas kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan diagnostik, tindakan medis, serta penanganan pasien yang membutuhkan layanan kesehatan lebih kompleks.

Pada akhirnya, pengembangan RSUD Sumbawa bukan semata-mata tentang pembangunan gedung baru atau pengadaan teknologi kesehatan, melainkan tentang bagaimana masyarakat mendapatkan akses pelayanan yang lebih cepat, mudah, berkualitas, dan terjangkau.

Dengan langkah jemput bola ke Kementerian Kesehatan RI serta dukungan sinergis pemerintah pusat dan daerah, harapan menghadirkan RSUD Sering sebagai pusat pelayanan kesehatan yang semakin modern dan representatif bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa kini semakin terbuka.

Langkah ini sekaligus menjadi ikhtiar besar untuk memastikan masyarakat Tanah Samawa memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik, tanpa harus selalu menempuh perjalanan jauh ke luar daerah demi mendapatkan fasilitas medis yang dibutuhkan.

Turut hadir dalam audiensi tersebut, Bupati Sumbawa Ir H Syarafuddin Jarot MP., Direktur RSUD Sumbawa, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, serta Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa. Rombongan diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.P.D., Subsp.E.M.D.(K), Ph.D. (IA)

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)