Suksesi Pilkada 2020, Bakesbangpoldagri: Hindari Black Campaign dan Isu Sara

7

Sumbawa, Infoaktualnews.com,-

Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah serentak Pemilu Bupati dan Wakil Sumbawa tahun 2020 praktis tinggal tiga bulan lagi dilaksanakan tepatnya pada hari Rabu 9 Desember mendatang, dan lima bakal pasangan calon di Kabupaten Sumbawa secara sah telah terdaftar di KPU Sumbawa baik yang diusung gabungan koalisi partai politik maupun menggunakan jalur perseorangan (Independen).

Kemudian dapat dipastikan bakal bertarung untuk memperebutkan kursi EA 1 Sumbawa untuk memimpin Sumbawa lima tahun kedepannya periode 2021- 2024 mendatang, Oleh karena itu, kami meminta dan mengajak segenap elemen masyarakat di daerah ini untuk mari bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pilkada Sumbawa dengan tetap mempertahankan situasi dan kondisi daerah yang aman dan kondusif. ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri Sumbawa Drs. Irawan Surbekti dalam keterangan Persnya kepada awak media, kamis (8/10).

Kendati demikian, lewat Pilkada Sumbawa ini adalah momentum bagi warga masyarakat untuk dapat menyalurkan hak politiknya sebagai warga negara, terang Irawan Surbekti akrab ia disapa. Menurutnya, dengan menyalurkan hak pilihnya memilih pemimpin yang tepat guna dapat membawa Sumbawa kearah yang lebih baik kedepannya.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini agar menggunakan hak pilihnya dengan benar, tentu dengan mendatangi TPS yang ditetapkan, apalagi untuk Sumbawa dipastikan ada lima bakal pasangan calon putra daerah terbaik yang dapat dijadikan pilihan oleh rakyat,” ungkapnya.

Kata Irwan Subekti, dengan adanya lima bakal pasangan calon ini tentu cukup banyak pilihan bagi rakyat. Meskipun beda pilihan hendaknya persaudaraan dan kekeluargaan tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu, mari kita ciptakan Pilkada damai yang senap semu nyaman nyawe, Dengan tetap menjaga kondusif daerah yang aman dan terkendali. Apalagi saat ini calon Kepala Daerah pelaksanaan tahapan kampanye pasangan calon dilaksanakan dan hindari kampanye isu Sara, Black Campaign dan ujaran kebencian. paparnya.

“Kepala seluruh bakal pasangan calon (Bapaslon), tim pengusung, tim pemenang maupun para relawan masing-masing hendaknya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat pemilih tentang arti pentingnya berdemokrasi, dengan memberikan pendidikan politik yang baik dan santun kepada masyarakat, dengan tetap mengutamakan dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif ditengah masyarakat, dan yang terpenting tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan Covid-19, agar secara bersama-sama dapat memutus mata rantai penyebarannya,” pungkas Irawan Surbekti. (IA-Dy)