Tahun 2020 Sumbawa Surplus Beras, 15.950 Ton Dikirim Keluar Daerah

39

Sumbawa, InfoaktualNews.com –

Sumbawa selain dikenal sebagai salah satu Kabupaten gudang ternak, juga merupakan salah satu Kabupaten yang dikenal sebagai gudang beras nasional, karena memang hasil panen padi masyarakat tani di daerah ini cukup melimpah dan dapat memberikan kontribusi bagi menunjang stock pangan nasional.

Oleh karena itu proses pengadaan gabah (setara beras) setiap tahun dilakukan dengan penyerapan sebanyak-banyaknya, dengan kondisi stock beras Sumbawa saat ini dalam keadaan surplus dan bertahan hingga 15 bulan kedepannya. Sehingga belasan ribu ton beras dikirim keluar daerah untuk menunjang kegiatan Movenas, ujar Kepala Perum Bulog Wilayah I Sumbawa Kurnia Rahmawati, STP  kepada awak media diruang kerjanya Selasa (17/11).

Lanjutnya, sampai dengan pertengahan Nopember 2020 terang Nia sapaan akrabnya, stock beras Bulog Sumbawa tercatat sebanyak 9.189 ton bertahan cukup dan aman hingga 15 bulan kedepannya. Dan tersimpan dalam keadaan aman disejumlah gudang milik Bulog Sumbawa, baik itu yang berada di Lopok, Labuan Sumbawa, Alas hingga di Lamusung KSB, dengan proses pengadaan tetap berjalan hingga akhir tahun anggaran dan jumlah pengadaannya tidak dibatasi dengan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk beras sebesar Rp 8.300/Kg dan gabah sebesar Rp 5.300/Kg.

Menurutnya, proses pengadaan yang dilakukan Bulog Sumbawa bekerjasama dengan 25 mitra kerja Bulog yang masih aktif. Sehingga pengadaan setara beras pada wilayah kerja dua Kabupaten (Sumbawa dan KSB) dinilai berjalan dengan baik sesuai dengan program yang ditetapkan. Terlebih kata dia, bahkan dengan pola kemitraan nyang diterapkan Bulog Sumbawa, sejauh ini para mitra kerja juga telah melakukan inovasi meng-upgrade penggilingan miliknya menggunakan power saver artinya dengan beras berwarna kuning sudah bisa melakukan pengolahan dan pembersihan sehingga mutu dan kualitas beras yang dihasilkan benar-benar dapat dipertahankan mutu dan kualitasnya. terang nia.

Kendati demikian, kata nia, terkait soal pengiriman beras keluar daerah dalam rangka menunjang kegiatan Movenas sepanjang tahun 2020 ini juga telah berjalan dengan baik dan lancar. dengan telah dilakukan pengiriman secara bertahap melalui Pelabuhan Badas Sumbawa menggunakan kapal laut. Khususnya, guna dapat membantu akan kebutuhan pasokan beras di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun untuk jatah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Adapun jumlah total beras Movenas yang telah terkirim sebanyak 15.950 ton, meliputi jatah Sumut sebanyak 1.250 ton dan NTT sebanyak 14.700 ton, dan saat ini Bulog Sumbawa masih menunggu permintaan lanjutan, tutupnya  (IA-Am)