Mantap! Gapoktan Saling Pariri Boyong RMU Dari Bulog

  • Bagikan

Sumbawa, InfoaktualNews –

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Saling Pariri Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa berhasil memboyong satu unit mesin penggilingan padi lengkap – Rice Milling Unit (RMU) berkapasitas olahan kecil yang berada di lokasi Dusun Unter Malang Desa Lape Kecamatan Lape, setelah ditetapkan sebagai pemenang lelang terbuka dengan harga penawaran tertinggi dari asset milik Perum Bulog Sumbawa itu, ungkap Kepala Perum Bulog Wilayah I Sumbawa Kurnia Rahmawati STP dalam keterangannya kepada awak media Jum’at (18/12).

 

Dijelaskan, Perum Bulog Sumbawa dalam tahun 2020 ini membuka lelang terbuka untuk umum atas sebuah asset satu unit mesin penggilingan padi lengkap – Rice Milling Unit (RMU) berkapasitas olahan kecil yang berada di lokasi Dusun Unter Malang Desa Lape Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa adalah bagian dari serangkaian kegiatan penggantian restrukturisasi asset yang dimiliki.

“Alhamdulillah telah laku terjual sebesar Rp 72 Juta melalui proses lelang terbuka, dengan penawaran tertinggi jatuh ditangan Gapoktan Saling Pariri Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara, dan tentu hal ini patut disyukuri karena kegiatan penggantian restrukturisasi asset yang dimiliki telah berjalan sesuai dengan program yang direncanakan, dimana kegiatan lelang atas satu unit lengkap RMU ini sesuai dengan perintah dan juklak juknis dari Pusat maupun Provinsi,” ungkap nia.

Untuk diketahui, mesin penggilingan padi merek Nissan itu sudah cukup lama berada dan digunakan untuk menunjang kegiatan Bulog Sumbawa sejak tahun 2006 lalu ungkap Nia akrab pejabat srikandi muda low profil ini disapa, dan sejak tahun 2018 mesin RMU tersebut sudah tidak digunakan lagi tetapi masih dalam kondisi cukup baik dan layak pakai, sehingga dilakukan pelelangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tukasnya.

Nia juga menyatakan kalau mesin RMU yang dilelang itu memiliki kapasitas giling 2,5 ton per-jam, sangat cocok digunakan untuk pabrik penggilingan padi berskala kecil, sehingga dengan beralihnya asset RMU tersebut ke tangan Gapoktan Saling Pariri diharapkan kedepan akan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tani disekitar wilayah kerja Gapoktan tersebut. Oleh karena itu, dengan keberadaan RMU di Moyo Utara itu paling tidak akan dapat memberikan pelayanan terdekat kepada masyarakat tani untuk menggiling padi hasil produksinya sebab jaraknya tidak jauh dan akan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Salah satu alasan asset Bulog ini dilelang, karena saat ini tengah dibangun pabrik penggilingan padi modern – Modern Rice Milling Plant (MRMP) yang dibiayai pembangunannya menggunakan bantuan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun 2020 sekitar Rp 70 Miliar, dilokasi Dusun Unter Malang Desa Lape Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa, dengan pembangunan fisiknya optimis akan dituntaskan sekitar Juni 2021 mendatang, papar Kurnia Rahmawati. (IA-aM)



  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)