Mantap, BPSDA Peroleh DAK 17 Miliar Benahi Tiga Daerah Irigasi

13

Sumbawa, InfoaktualNews.com –

Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Alam (BPSDA) Pulau Sumbawa Med Manjarungi, ST., MT, dalam keterangannya kepada awak media diruang kerjanya Senin (22/2), menyatakan kendati terjadi refocusing anggaran sekitar 8 (Delapan) persen untuk menunjang program penanganan Covid-19, namun pada tahun anggaran 2021 ini BPSDA Pulau Sumbawa masih bisa mendapatkan alokasi anggaran bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 17 Miliar bagi menunjang program kegiatan rehabilitasi pembenahan dan perbaikan saluran irigasi pada tiga Daerah Irigasi (DI) yang ada di Pulau Sumbawa.

Sesuai dengan rencana dan skala prioritas program tahun 2021 ini terang Memed akrab pejabat muda low profil ini disapa, maka bantuan DAK dimaksud diarahkan untuk menunjang program pembangunan rehabilitasi pembenahan dan perbaikan atas D.I Marente Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa sekitar Rp 7,7 Miliar, D.I Ncanga Ka Ncohai Bima Rp 6,7 Miliar dan D.I Elang Desa di Bumi Pariri Lema Bariri KSB dengan nilai sebesar Rp 2,7 Miliar.

Dimana ketiga paket proyek itu kini tengah dipersiapkan kelengkapan dokumennya bagi proses lelang tender pada ULP, sehingga jika tidak aral rintangan paling lambat akhir Maret – awal April mendatang sudah bisa dilakukan kontrak untuk pembangunan fisiknya.

Kalau kita melihat alokasi anggaran DAK tahun 2020 lalu hanya diperuntukkan bagi rehabilitasi dan perbaikan D.I Semangi Empang senilai Rp 7,6 Miliar dengan kegiatan pembangunan fisiknya telah dituntaskan dengan baik oleh rekanan kontraktor pelaksana, maupun tahun 2019 lalu BPSDA hanya mendapatkan Rp 3 Miliar bagi menunjang perbaikan D.I Kalimantong I di KSB.

Maka bantuan DAK tahun 2021 ini justru terjadi peningkatan yang cukup signifikan mencapai Rp 17 Miliar diperuntukkan khusus bagi perbaikan tiga Daerah Irigasi, dan kedepan akan terus diusulkan, sehingga 19 Daerah Irigasi yang ada di Pulau Sumbawa dan menjadi tanggung jawab Provinsi NTB dapat lebih ditingkatkan, sebab sejumlah D.I yang ada rata-rata memiliki usia mencapai puluhan tahun dan sangat perlu dilakukan pembenahan dan perbaikan sebagaimana mestinya secara optimal, sesuai dengan visi misi Gubernur NTB mewujudkan Infrastruktur tangguh yang mantap dengan irigasi yang cukup, kata Memed.

“BPSDA akan terus berupaya agar setiap tahunnya ada paket program perbaikan Daerah Irigasi di daratan Pulau Sumbawa. sehingga kedepan secara bertahap terjadi peningkatan,karena itu kami berharap kepada segenap elemen masyarakat di daerah ini. khususnya yang ada di lokasi proyek, agar dapat memberikan dukungan positif bagi pembangunan D.I dimaksud, sehingga apa yang diprogramkan serta menjadi harapan Pemerintah dan masyarakat dapat terwujud dengan baik,” pungkas Med Manjarungi.(IA-aM)