Masyarakat Wampu Resah Dengan Abu yang bertebaran, Jalan rusak,Akibat Truk Galian C yang lalu-lalang

  • Bagikan

LANGKAT,|InfoAktualNews.Com,- Musyawarah Masyarakat Wampu Dengan PT. HUTAMA KARYA INFRASTRUKTUR (HKI) dilakukan di kantor camat Wampu, Dalam musyawarah itu turut Hadir, Camat Wampu Samsul Adha SSTP MiKom, Humas PT HKI, kades dan lurah di Kecamatan Wampu, tokoh masyarakat, Ormas, Tokoh Pemuda, mantan Asisten I Pemerintahan Kabupaten Langkat H Abdul Karim (Konsultan PT. HKI), seta warga masyarakat sekitar.

Dalam musyarwah itu Masyarakat wampu meminta agar PT. HKI dapat segera menyelesaikan masalah yang terjadi di lapangan karena banyak nya perasoalan yang terjadi, seperti Abu, Jalan yang rusak, mobil truk yang ugal-ugalan/ngebut tidak menutup material dengan terpal dan ada nya rumah yang retak akibat Galian C tersebut.

Masyarakat meminta PT HKI menyiram jalan yang berdebu dan memperbaiki jalan yang hancur karena dilalui truk pengangkut material tanah dari kuari galian C disana. Khususnya, mulai dari Desa Setungkit hingga desa Gohor Lama.

Dikarenakan membuat masyarakat merasa tidak nyaman, yang disebabkan oleh Abu yang bertebaran, masyarakat juga meminta PT. HKI agar segera memperbaiki jalan yang rusak akibat dilintasi Truk2 Galian C tersebut, Tak hanya itu, akibat truk galian C bertonase tinggi yang berlalu-lalang, beberapa rumah warga di Lingkungan V Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu juga mengalami keretakan di bagian dinding rumah masyarakat. “Saya minta rumah saya segera diperbaiki. Sudah berulang kali disurvei, sampai saat ini belum juga ada perbaikan,” tegas PH Panggabean.

Galian C Ilegal Marak, Negara Dirugikan.

Dalam kesempatan yang sama, warga Dusun XIII, Desa Gohor Lama Junaidi menyampaikan bahwa kami mendukung Program Pemerintah Atas pembangunan daerah tetapi jangan sampai masyarakat juga dirugikan dalam hal pembangunan ini, beberapa kuari galian C yang tak beriizin alias ilegal di Kecamatan Wampu. Bahkan, ada kuari yang lokasi galiannya tidak sesuai dengan kordinat yang terlampir pada izin kuari galian C.

“Kami minta kepada PT HKI untuk survei ke kuari dan memastikan legalitasnya. Kalau tak berizin atau tak sesuai dengan kordinatnya, janganlah diterima materialnya. Galian C Ilegal itu sangat merugikan negara dan Khususnya PAD Kabupaten Langkat ini,” ungkap Junaidi.

Menyikapi keluhan masyarakat itu, Konsultan PT HKI H Abdul Karim. MAP mengatakan, akan segera menindaklanjuti semua keluhan masyarakat. “Penyiraman jalan sudah dilakukan sejak kemarin. Jika kuantitas penyiramannya kurang, PT HKI segera mengingatkan vendor untuk meningkatkan kuantitas penyiraman,” kata Konsultan PT. HKI

Terkait rusaknya jalan dan rumah warga yang retak, PT HKI berjanji akan segera kordinasi dengan pemerintahan desa dan kelurahan untuk memperbaiki jalan. “Jika penyebabnya memang karena aktifitas truk pengangkut material, rumah warga yang rusak akan diperbaiki secepat mungkin,” lanjut Karim

Menanggapi keluhan Galian C itu, melalui Karim, PT HKI menegaskan, bahwa segala bentuk aktifitas galian C Ilegal adalah perbuatan melanggar hukum. “Pelaku galian C ilegal sudah merugikan PAD Kabupaten Langkat, serta merugikan negara. Jadi, perbuatannya itu dapat dipidana. PT HKI juga gak akan nerima material dari galian C ilegal.

Jika tuntutan masyarakat terhadap pelaksana proyek strategis nasional pembangunan jalan tol itu tidak segera terealisasi dengan baik, warga mengecam akan mengambil tindakan sendiri. “Kalau tidak segera direalisasikan, jangan salahkan masyarakat kalau nantinya akses jalan kami blokir. Silahkan aja cari jalan alternatif lain,” tegas warga./Red






Penulis: RNEditor: HR
  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)