Oknum Petugas PDAM Alami Kecelakaan Kerja di Water Intake Semongkat

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com-

Supardi salah seorang petugas Perumdam (PDAM) Batulanteh Sumbawa yang sehari-harinya dipercayakan dan bekerja sebagai pengatur aliran air dikawasan Water Intake sumber mata air baku Semongkat pekan lalu mengalami kecelakaan kerja dan tak menyangka kalau dirinya harus menanggung derita mengalami patah tulang paha sebelah kanan, akibat terpeleset dan jatuh saat bekerja mengatur aliran air di bantaran sungai Semongkat.

Sehingga kini yang bersangkutan hanya bisa pasrah menerima kenyataan pahit tersebut, Dirut Perum Batulanteh Sumbawa Juniardi Akhir Putra, ST., S.ST., M.Kom, dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (23/3) mengungkapkan kalau seorang karyawannya atas nama Supardi yang bertugas di Water Intake Semongkat sudah seminggu ini tidak dapat bekerja seperti biasa, karena mengalami musibah kecelakaan kerja terpeleset dan jatuh saat bekerja mengatur aliran air di bantaran sungai Semongkat, mengakibatkan patah tulang paha sebelah kanannya, dan saat ini yang bersangkutan tengah dalam proses pengobatan intensif sesuai dengan jadwal therapi.

Sementara itu, untuk menangani tugas rutin yang bersangkutan kata Juniardi akrab Dirut muda ini disapa, maka kami telah menempatkan petugas lain dari Kantor Pusat Perumdam Batulanteh. Sehingga tugas dan kinerja dikawasan Water Intake Semongkat tetap berjalan dengan baik, dan terkait dengan asuransi terhadap salah seorang karyawannya yang mengalami kecelakaan kerja itu.

Kini manajemen Perumdam Batulanteh tengah menurus klaim BPJS-nya, namun untuk sementara biaya pengobatan yang bersankutan, kami bersama teman-teman tentu membantunya sebagai wujud kebersamaan dan kepeduliaan diantara sesama, tukasnya.

“Dengan pengobatan dan therapy rutin yang dilakukan serta didorong semangat dari teman-teman diharapkan rekan Supardi dapat segera pulih dan sembuh dari cideranya, sehingga kedepan dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala,” harap Juniardi.(IA-aM)



  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)