Serbuan Vaksinasi Covid-19, Personel Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Laksanakan Vaksinasi

  • Bagikan

Infoaktualnews.com, Belu NTT – Untuk mengantisipasi dan mencegah terjangkit virus corona, Sebanyak 364 personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY melakasanakan vaksinasi Covid-19 di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro disela-sela vaksinasi Covid-19 di Mako Satgas, Rabu (31/3/2021).

Mulai hari ini dan esok, seluruh pos jajaran Satgas secara bergiliran datang ke Mako Satgas dengan sistem antar jemput mengunakan truk dan Fuso yang ada.

Menurutnya, pemberian vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk dukungan terhadap program vaksinasi nasional dan membantu penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi NTT khususnya di Kabupaten Belu.

“Jadi vaksinasi Covid-19 ini selain untuk menjaga imunitas tubuh juga untuk menjaga kesehatan personel Satgas dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab menjaga wilayah perbatasan,” ujarnya.

Bayu Sigit juga berharap agar jangan takut untuk divaksin seraya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi Covid-19 dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 dan memutus rantai penyebarannya.

“Ingat jika tidak mau divaksin maka secara tidak langsung akan menjadi pembunuh yang potensial bagi orang disekitar termasuk orang terdekat akan menjadi korban,” jelasnya.

Untuk itu, sambungnya, siapkan diri untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 agar aman dari terjangkit virus corona.

Alumnus Akmil 2003 itu juga berpesan setelah divaksin agar beristirahat dan jangan melakukan aktivitas yang berat karena vaksin masih berproses dalam tubuh.

“Mari sukseskan Vaksinasi Covid-19 nasional untuk Indonesia yang sehat dan bebas Covid-19,” tandanya penuh harap.

Sebelumnya, sebanyak 36 orang personel Satgas Pamtas sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di RST Belu dan sisanya hari ini melaksanakan vaksinasi secara serentak di Mako Satgas. (ISJ07)






  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)