Perumda Batulante: Jaringan Perpipaan Pulau Bungin Perlu Direvitalisasi

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com –

Upaya Pemda Sumbawa melalui Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Batulanteh untuk dapat memberikan ketersediaan pasokan air bersih yang dibutuhkan oleh masyarakat terus dilakukan, dengan cara mencari dan menggali sejumlah potensi sumber mata air baku potensial yang bisa dimanfaatkan, seperti yang dilakukan di Kecamatan Alas agar warga masyarakat (pelanggan) diwilayah Desa Gontar Baru dan Pulau Bungin dapat memperoleh pasokan air bersih yang cukup.

Berbagai usaha dilakukan dan Alhamdulillah untuk tahap pertama wilayah Desa Gontar Baru telah dapat menikmati air bersih yang dibutuhkan selama ini, ungkap Direktur Utama Perumdam Batulanteh Sumbawa Juniardi Akhir Putra, ST.,S.ST, M.Kom., dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (11/04).

 

Ket.Foto: Jalan Menuju Pulau Bungin

Dimana untuk bisa mendapatkan air bersih bagi pelanggan di Desa Gontar Baru dan Pulau Bungin itu awalnya dilakukan survey dan ujicoba bagi pemanfaatan sumber mata air yang ada di Dusun Tengkal, akan tetapi setelah dilakukan pemasangan pompa pembangkit ternyata debit airnya sangat kecil dan bahkan saat sekali ujicoba saja airnya sudah habis.

Sehingga kamipun segera mencari alternatif lain dengan memanfaatkan Reservoar yang ada dilokasi Kantor PDAM Cabang Alas, dan ternyata hasilnya telah mampu memberikan kontribusi pasokan air bersih bagi sekitar 300 pelanggan PDAM yang ada di Wilayah Gontar Baru.

Juniardi akrab Dirut muda ini disapa lebih jauh menjelaskan, khusus bagi ratusan pelanggan di Pulau Bungin, Perumdam Batulanteh kini tengah merencanakan untuk melakukan revitalisasi jaringan perpipaan menuju pulau terpadat di dunia . Dan melalui program pembenahan sarana parasarana yang ada sebelumnya secara bertahap dengan memasang jaringan perpipaan yang baru, dengan anggaran dana yang dibutuhkan sekitar Rp 1 Miliar, mengingat dari hasil survey lokasi yang dilakukan tim teknis menunjukkan kalau jaringan perpipaan yang ada itu dinilai sudah tidak layak lagi dipakai karena selain dimakan usia juga sudah cukup banyak yang bocor dan rusak.

Jika dilihat dari jumlah penduduk Pulau Bungin saat ini melebihi 1.000 jiwa (970 KK) sambung Juniardi, dengan jumlah pelanggan awal PDAM tercatat sekitar 230 orang dengan pelanggan aktif sekitar 150 orang. Maka kedepannya sesuai dengan hasil survey yang dilakukan akan memanfaatkan sumber mata air (Reservoar) yang berada tidak jauh dari pintu masuk menuju Pulau Bungin dengan kapasitas debit air dinilai cukup untuk mencover kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat setempat.

Namun syaratnya harus diganti dan dipasang dengan jaringan perpipaan yang baru, dan rencana program pembenahan jaringan perpipaan ini telah mendapat tanggapan dan dukungan positif dari Kepala Desa, Ketua BPD dan sejumlah tokoh masyarakat Pulau Bungin, termasuk sejumlah anggota DPRD Sumbawa, tukasnya.

“Untuk bisa membenahi dan membangun jaringan perpipaan menuju Pulau Bungin tersebut secara bertahap dibutuhkan anggaran dana sekitar Rp 1 Miliar. Maka Perumdam Batulanteh akan mengadakan pola kerjasama pendanaan dengan perbankan dan hal ini telah disampaikan kepada Pemda Sumbawa, dengan kegiatan action awal pemasangan pompa dan jaringan pipa dimulai dari lokasi reservoar menuju Pulau Bungin itu direncanakan sudah bisa dilakukan paling lambat akhir April mendatang, karena itu dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan,” cetus Juniardi.(IA-aM)







  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)