Potensi TPK Pasar Seketeng Dilirik Bulog

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com –

Keberadaan Perum Bulog dalam melaksanakan fungsi stabilisasi harga ditingkat konsumen sekaligus dalam upaya turut serta memberikan semangat, menumbuh kembangkan jiwa Entrepreneurship dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, maka Perum Bulog Kantor Cabang Sumbawa kini terus mendorong pertumbuhan yang namanya Rumah Pangan Kita (RPK) maupun Toko Pangan Kita (TPK) sebagai mitra penjualan sejumlah produk pangan “KITA” yang dimiliki Bulog.

Kepala Perum Bulog Kancab Sumbawa Kurnia Rahmawati, STP., dalam keterangannya kepada awak media diruang kerjanya, Kamis (15/4) menyatakan, dengan telah mulai beroperasinya Pasar Seketeng Sumbawa yang diprediksikan menampung sekitar lebih dari 2.500 orang pedagang itu sejak 10 April lalu, maka ini sebuah potensi yang kini tengah dilirik oleh Bulog bagi pengembangan Toko Pangan Kita (TPK) kedepannya, tukasnya.

Ket.Foto: Beras Bulog

Dalam hal ini terang Nia akrab srikandi Bulog ini disapa, Bulog akan terus berupaya menjalankan fungsi stabilisasi harga sekaligus menumbuhkan jiwa Entrepneurship dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka pihaknya terus memperluas jaringan distribusi Bulog dengan mendorong masyarakat untuk membuka jaringan outlet berbasis Rumah Pangan Kita (RPK) maupun Toko Pangan Kita (TPK) baik di Kabupaten Sumbawa maupun KSB. Dimana Bulog sendiri siap mendukung pendistribusian pasokan sejumlah produk pangan “KITA” berupa beras, minyak goreng, gula, tepung dan produk lainnya, dengan mutu kualitas dan harga yang terjangkau.

Nia juga menjelaskan, kalau hingga saat ini tercatat ada 230 RPK yakni tersebar di Kabupaten Sumbawa sebanyak 181 RPK dan KSB sebanyak 49 RPK, sedangkan untuk program TPK yang baru dibuka menjelang akhir 2020 lalu baru tercatat ada 6 outlet TPK terdiri dari Kabupaten Sumbawa TPK Langam, Brang Biji, Labuhan Sumbawa, Labuan Mapin dan KSB meliputi TPK Jereweh dan Labuan Lalar, bahkan TPK yang ada di pasar Jereweh KSB secara rutin melakukan repeat order dan ini membuktikan bahwa kehadiran TPK disambut hangat oleh masyarakat setempat serta dinilai telah mampu memberikan ketersediaan komoditi yang terjangkau dan murah, ujarnya.

“Dengan potensi jumlah pedagang di Pasar Seketeng Sumbawa itu, maka Perum Bulog Sumbawa dalam waktu dekat ini akan segera melakukan action pendekatan persuasif sekaligus sosialisasi soal TPK maupun operasi pasar (OP) beras dan gula yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, setelah pasokan 100 ton gula dari Blora Jawa Tengah tiba di Sumbawa, sehingga kedepannya sejumlah outlet TPK didalam pasar dapat tumbuh dan berkembang sebagai mitra Bulog dalam menyalurkan sejumlah produk pangan KITA, dan bagaimana menjadi TPK syaratnya mudah, karena itu Bulog Sumbawa menyatakan welcome serta siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang berminat untuk membuka RPK maupun TPK, dengan syarat dan ketentuan sangat mudah,” tutup Kurnia Rahmawati. (IA-aM)







  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)