Satker Jalan Wilayah II NTB Digedor Masa, Inilah Tuntutannya!

  • Bagikan

SUMBAWA,Infoaktualnews.com  – Balai satker Jalan Wilayah II Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Pulau Sumbawa digedor Front Pemuda Peduli Keadilan – Pulau Sumbawa (FPPK-PP) terkait dugaan proyek pekerjaan pada Tahun 2020.

Dimana proyek tersebut  diduga bermasalah dan tidak sesuai spesifikasi.

Oleh karena itu, Front Pemuda Peduli Keadilan ( FPPK ) Pulau Sumbawa bersama puluhan anggotanya menggedor kantor satker jalan wilayah II Provinsi NTB.

Kedatangan mereka tersebut yakni terkait dengan kegiatan tahun 2020 dan 2021 yang dilakukan oleh PPP 2.3 pada kantor tersebut.

Ketua FPPK-PS Abdul Hatap dalam orasinya mengatakan bahwa, ada oknum PPK 2.3 dituding maling uang rakyat.

“Ada tiga hal yang ingin kami sampaikan disini pertama kaitannya dengan Pekerjaan Padat Karya Tunai (P2KT), Pekerjaan Longsegmen dan persoalan gaji buruh yang belum dibayar,”ungkap Hatap,  Kamis (3/6).

Menurut Hatap sapaan akrabnya, pihak ketiga (Kontraktor, red). Pasalnya, saat ini tidak ada itikad baik dari para pihak Balai Satker jalan wilayah II di Provinsi NTB.

“Adapun jumlah upah buruh pekerja yang belom terbayar senilai Rp 48 Juta,”tukasnya.

Lanjut hatap, pada proses pekerjaan padat karya tuna (P2KT) diduga pihak Balai menggunakan Alat Berat dalam mengerjakan proyek tersebut.

“Dimana sejatinya Proyek Padat Karya Tunai (P2KT) harus mampu memberdayakan Masyarakat. Bukan menggunakan alat berat,”tegasnya.

Sambung hatap, dirinya meminta kepada balai agar program (P2KT) dan pekerjaan longsegmen Tahun 2020 dan 2021 dibongkar serta segera membayar upah buruh yang belum dilunasi.

“Mari kita turun kelapangan. Dan saya pastikan apa yang telah dikerjakan itu terjadi masalah. Karena tidak sesuai dengan aturan Undang – Undang dalam pengerjaannya,” tutup hatap.

Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media usai demo tersebut, Sugianto KTU Satker balai jalan tidak bisa berkata apa – apa selain akan memberitahu kepada pimpinannya tentang tuntutan FPPK – PS.

“Apa yang mereka tuntut nanti saya akan sampaikan kepada pimpinan,” tutupnya.






  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)