Polisi, TNI  

TIM Opsnal Narkoba Polres Loteng Tangkap 3 Pelaku Tindak Pidana Narkotika

LOMBOK TENGAH – infoaktualnews.com,  Tim opsnal Resnarkoba Polres lombok tengah tangkap 3 orang sopir truck yang beroprasi pada pengerjaan proyek Mandalika lantaran ketiga orang tersebut diduga sebagi pelaku  kasus penyalahgunaan narkoba.

Ketiga sopir tersebut yakni AM (46 tahun) dan S (35 tahun serta
I (34 tahun) ketiganya diamankan berikut dengan barang buktinya berupa shabu sebanyak 10 poket seberat 10 gram , jelas kasar Narkoba polres Lombok Tengah Narkoba Polres Lombok Tengah IPTU Hizkia Siagian, SIK

Lanjut dalam penjelasan kasat Narkoba bahwa penangkapan para terduga dilakukan pada Jumat (14/1) sekitar pukul 17.00 wita.

tim opsnal Resnarkoba Polres Lombok Tengah sebelumnya terlebih dahulu amankqn saudara AM dan S mereka merupakan warga Sumbawa Barat

Kedua terduga ditangkap saat hendak menggunakan sabu di pinggir jalan kawasan Mandalika, Desa Kuta Lombok Tengah , dari hasil introgasi AM dan S mendapat barang dari seorang warga Kecamatan Jonggat,” Jelas kasat narkoba Hizkia

Selanjutnya Tim opsnal memburu saudara pelaku I yang merupakan pengedar shabu tersebut , oleh petugas pelaku ditemukan di pinggir jalan Desa Labulia, Kecamatan Jonggat

Saat dilakukan penagkapan terhadapnya kemudian dilakukan pengeledahan pada TKP Tim opsnal temukan barang bukti berupa serangkaian alat hisap, beber Kasat Resnarkoba.

Atas perbuatanya ketiga orang pelaku baik pemakai dan pengedarnya berikut barang bukti diamankqn di polres lombok Tengah guna proses hukum lebih lanjut

Terhadap ketiga orang pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,

Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun (IA-red)










error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)