SUMBAWA, infoaktualnews.com – Laporan akhir penyusunan Detail Engeneering Desain (DED) Sentra Ekonomi Garam (Segar) Kabupaten Sumbawa untuk lokasi kegiatan : Desa Labuhan Bajo Kecamatan Utan, dilakukan Ekspose oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTB di Aula Kantor DKP Sumbawa, Jum’at (27/10).
Turut hadir dalam FGD tersebut yakni Kabid Pengawasan dan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil DKP Provinsi NTB, H. Ruspono, S.Pi, M.Si, pejabat Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1, Konsultan CV. Mega Jaya Mandiri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa, Kabid P2HP DKP Sumbawa, Penyuluh Perikanan, Validator Pendataan Garam, Kelompok Petambak Garam Desa Labuhan Bajo.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa Rahmat Hidayat, S.Pi MT ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan atensi, apresiasi dan terima kasih atas dipilihnya Sumbawa sebagai salah satu lokasi penyusunan DED, yang diharapkan dokumen ini bisa menjadi salah satu referensi untuk pengajuan program baik melalui dana APBD Provinsi maupun Kabupaten, dana APBN baik melalui dana dekonsentrasi, DAK ataupun APBN.
Dokumen DED ini menjadi salah satu dokumen yang harus disiapkan untuk pengusulan peogram ke Kementerian PUPR kata Dayat akrab pejabat muda ini disapa, seraya menyampaikan terima kasih kepada BWS NT-1 yang sudah beberapa tahun terakhir ini telah mengalokasikan kegiatan revitalisasi saluran tambak, salah satunya di Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara, semoga di tahun-tahun mendatang bisa dilanjutkan di wilayah lain seperti Desa Labuhan Sangoro, Desa Labuhan Kuris dan Desa Labuhan Bontong yang merupakan sentra tambak garam rakyat, tambak udang dan bandeng, ujarnya.
“Maksud dan tujuan dari penyusunan DED Saluran Irigasi atau akses jalan Sentra Ekonomi Garam (Segar) adalah menentukan lokasi untuk rehabilitasi saluran irigasi, pembangunan jalan tambak dan jalan inspeksi di wilayah pergaraman dalam hal perluasan area tambak, inventarisasi kondisi eksisting sarana pendukung tambak garam seperti saluran irigasi jalan usaha produksi dalam hal pengembangan tambak rakyat,” pungkas Dayat.
Pada kesempatan itu, Konsultan Perencana CV. Mega Jaya Mandiri melakukan kegiatan Ekspose hasil penyusunan DED Sentra Ekonomi Garam (Segar) Sumbawa untuk lokasi kegiatan Desa Labuhan Bajo Kecamatan Utan, dimana penyusunan DED saluran irigasi atau jalan akses SEGAR adalah untuk menentukan lokasi dan lahan untuk rehabilitasi saluran Irigasi, pembangunan jalan tambak dan jalan inspeksi di wilayah pergaraman, dalam upaya perluasan area tambak garam dengan inventarisai sarana eksisting, dengan outputnya berupa gambar dan RAB sebagai bahan tindak lanjut untuk tahapan konstruksi.
Sementara itu, sarana dan prasarana pendukung yang dibutuhkan untuk area tambak garam seluas 45,79 hektare tersebut diantaranya, jalan usaha produksi, saluran primer, jalan sekunder, jalan inspeksi, pintu air dan jembatan, paparnya. (IA)












