2026, Direktur Abi Akim sebut Perumdam Batulanteh Lakukan Penyesuaian Tarif

Direktur Perumdam Batulanteh, H Abdul Hakim

Sumbawa, infoaktualnews.com –  Rencana penyesuaian atau kenaikan tarif dasar air bersih oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batulanteh Sumbawa dipastikan akan mulai diberlakukan pada pertengahan tahun ini. Jika tidak ada perubahan, kebijakan tersebut akan diterapkan pada Juni 2026, setelah melalui tahapan sosialisasi dan kajian komprehensif.

Direktur Perumdam Batulanteh, H. Abdul Hakim, S.E., atau yang akrab disapa Abi Akim, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih fokus pada tahapan sosialisasi kepada masyarakat di seluruh wilayah pelayanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memahami alasan serta urgensi dari penyesuaian tarif tersebut.

“Penyesuaian atau kenaikan tarif masih dalam tahapan sosialisasi agar rencana ini berjalan lancar dan aman. Terakhir kali penyesuaian tarif dilakukan pada tahun 2014, sehingga kami perlu memberi pemahaman yang utuh kepada masyarakat sebelum diterapkan,” ujarnya saat dihubungi media ini, Senin (02/03/2026).

Menurut Abi Akim, penyesuaian tarif air merupakan keniscayaan yang tak bisa dihindari. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nusa Tenggara Barat, tarif batas bawah yang dapat diterapkan di Kabupaten Sumbawa adalah sebesar Rp3.500 per meter kubik. Namun, hingga kini pemerintah daerah bersama Perumdam masih menelaah berbagai aspek agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan gejolak sosial di masyarakat.

“Jika mengacu pada SK Gubernur, tarif batas bawah sebenarnya sudah harus diterapkan. Tapi kami tetap melakukan kajian mendalam agar kebijakan ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Prinsipnya, penyesuaian tarif dilakukan dengan penuh kehati-hatian,” terangnya.

Selain fokus pada kebijakan tarif, Perumdam Batulanteh juga tengah menyiapkan berbagai langkah strategis dalam meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Salah satu program besar yang akan segera direalisasikan adalah optimalisasi jaringan distribusi air di berbagai kecamatan. Program ini mendapatkan dukungan anggaran dari APBN sebesar Rp22,5 miliar yang dialokasikan untuk peningkatan sistem penyediaan air minum di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Abi Akim menuturkan, sejumlah proyek fisik akan mulai dikerjakan setelah perayaan Idulfitri. Salah satu yang menjadi prioritas adalah rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pungka serta penggantian jaringan distribusi sepanjang 6 kilometer di wilayah Kota Sumbawa dan sekitarnya. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan air bersih untuk kebutuhan masyarakat.

Tak hanya itu, Perumdam Batulanteh juga akan melaksanakan sejumlah proyek rehabilitasi dan pengembangan di hampir seluruh wilayah layanan. Di antaranya:

1. Penambahan sambungan rumah baru di Kecamatan Utan dan Alas, sekaligus penggantian jaringan distribusi utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Beringin Sila serta penambahan jaringan distribusi baru. Total anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ini mencapai Rp8 miliar.

3. Rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan rehab rumah kimia SPAM Marenteh di Kecamatan Alas dengan nilai anggaran sekitar Rp1,3 miliar.

4. Rehabilitasi browncaptering Langkayam di wilayah layanan Kecamatan Plampang dengan total anggaran Rp350 juta.

5. Rehabilitasi intake Penyempeng dan browncaptering Buas di wilayah layanan Kecamatan Empang dengan total nilai anggaran Rp3 miliar.

Rangkaian program tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan efisiensi dan pemerataan akses air bersih bagi seluruh masyarakat Sumbawa. Perumdam Batulanteh berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada peningkatan tarif, tetapi juga menjamin peningkatan mutu layanan dan keandalan sistem distribusi.

Abi Akim menegaskan, seluruh program ini akan dijalankan secara bertahap dan transparan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di berbagai wilayah. “Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan proyek yang dijalankan benar-benar memberi dampak positif. Prinsip kami adalah pelayanan air bersih yang adil, merata, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan rencana tersebut, Perumdam Batulanteh berharap masyarakat dapat memahami bahwa penyesuaian tarif merupakan langkah penting dalam menjaga keberlanjutan layanan publik, sembari terus memperluas jangkauan dan memperbaiki infrastruktur air di Kabupaten Sumbawa. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)