Sumbawa, infoaktualnews.com – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan hukum publik serta memperkuat penegakan hukum keimigrasian terus dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa. Hal ini tercermin dalam kegiatan penyampaian program kerja yang digelar pada Rabu (15/4), yang menjadi momentum penting dalam mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan kinerja kelembagaan ke depan.
Dalam pemaparannya, Kasi Tikkim Abdul Haris menyampaikan bahwa, jajaran Bagian Tata Usaha menyampaikan gambaran menyeluruh terkait pengelolaan anggaran dan arah kebijakan program kerja tahun berjalan. Tercatat, total pagu anggaran yang dikelola mencapai Rp12.309.894.000. Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran hingga saat ini berada di angka Rp3.273.929.707 atau sekitar 27 persen. Sementara itu, sisa pagu anggaran yang belum terserap mencapai Rp9.035.964.293 atau sebesar 73 persen.
Lanjutnya, Haris akrab disapa jelaskan bahwa, data tersebut menunjukkan pelaksanaan program masih terus berjalan dan akan dioptimalkan pada triwulan berikutnya, seiring dengan percepatan kegiatan di berbagai bidang. Penyerapan anggaran tersebut meliputi berbagai komponen penting, di antaranya belanja pegawai, belanja barang, serta belanja modal yang menjadi tulang punggung operasional dan peningkatan sarana prasarana layanan keimigrasian.
Secara rinci, alokasi anggaran bulanan juga dipaparkan, di mana pada bulan April dan Mei masing-masing sebesar Rp450.000.000, sementara bulan Juni mengalami peningkatan menjadi Rp480.634.400. Anggaran ini didistribusikan untuk mendukung kinerja lintas sektor, termasuk Tata Usaha (TU), Lalu Lintas Keimigrasian (Lalintalkim), Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim), serta Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikkim). bebernya.
Saat ini, ungkap Haris, optimalisasi anggaran akan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal penerbitan dokumen keimigrasian, pengawasan orang asing, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian.
Selain itu, efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran juga menjadi prioritas utama guna memastikan setiap program berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menariknya, dalam pemaparan tersebut juga disampaikan bahwa sejumlah pos anggaran, khususnya belanja modal, masih belum terealisasi. Hal ini disebabkan oleh proses administrasi dan tahapan pengadaan yang masih berjalan. Namun demikian, pihak kantor memastikan bahwa seluruh program yang telah direncanakan akan tetap direalisasikan sesuai target waktu yang telah ditentukan. imbuhnya.
Di sisi lain, belanja barang rutin serta kebutuhan operasional seperti perjalanan dinas terus berjalan guna menunjang aktivitas pelayanan dan pengawasan di lapangan. Sinergi antar bidang pun menjadi kunci utama dalam memastikan setiap program dapat terlaksana secara maksimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penyampaian laporan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi internal untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan akuntabilitas kinerja. Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan anggaran yang baik, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa optimis mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan profesional kepada masyarakat.
Melalui program kerja yang terarah dan berorientasi pada hasil, Imigrasi Sumbawa menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara melalui fungsi keimigrasian, sekaligus sebagai institusi pelayanan publik yang terus berinovasi demi kepuasan masyarakat.
Ke depan, diharapkan seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan optimal, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat sistem hukum nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa. ujarnya. (*)











