Sumbawa, infoaktualnews.com – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus menjadi fokus utama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sumbawa. Di bawah komando Saifuddin, SP, berbagai langkah strategis kini tengah digencarkan guna mendorong kontribusi sektor peternakan terhadap pendapatan daerah yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Dalam potret yang diambil di ruang kerjanya, Saifuddin tampak serius namun tenang, mencerminkan komitmen kuat dalam mengawal program-program prioritas DPKH. Dengan latar meja kerja yang dipenuhi berkas administrasi, terlihat jelas bahwa roda birokrasi terus bergerak dinamis, seiring upaya peningkatan pelayanan dan pengelolaan sektor peternakan di daerah.
Lanjutnya, Saifuddin tegaskan, Potensi PAD dari sektor peternakan di Sumbawa sangat besar, terutama dari retribusi layanan kesehatan hewan, pemeriksaan ternak, serta perizinan yang berkaitan dengan lalu lintas hewan dan produk hewani.
Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan pembenahan sistem, baik dari sisi pelayanan maupun pengawasan di lapangan.
“Optimalisasi PAD bukan hanya soal target angka, tetapi bagaimana kita memastikan pelayanan kepada masyarakat peternak berjalan maksimal, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
DPKH Sumbawa juga, sambung Saifuddin, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, desa, hingga pelaku usaha peternakan. Pendekatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban retribusi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis peternakan.
Selain itu, digitalisasi pelayanan menjadi salah satu fokus pembenahan. Dengan sistem yang lebih modern, diharapkan proses administrasi menjadi lebih cepat, efisien, dan meminimalisir potensi kebocoran pendapatan daerah.
Di tengah tantangan yang ada, Saifuddin tetap optimis bahwa target PAD dapat tercapai bahkan terlampaui. Ia menegaskan bahwa kunci keberhasilan terletak pada kerja sama, integritas, dan inovasi dalam menjalankan tugas.
“Dengan komitmen bersama, kami yakin sektor peternakan akan menjadi salah satu tulang punggung peningkatan PAD di Kabupaten Sumbawa,” pungkasnya.
Langkah progresif DPKH ini diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan para peternak serta memperkuat ketahanan pangan berbasis peternakan di Sumbawa. (IA)












