Bandung, infoaktualnews.com_ Upaya cegah kebakaran ditengah musim kemarau terus dilakukan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Selatan.
Terkaitbhal tersebut belum lama ini digelar Sosialisasi Penanganan Kebakaran dan Mitigasi Bencana. Bertempat di Pasir Angin, wilayah kerja Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cibitung, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gunung Halu, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan, pengetahuan, dan kepedulian masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta risiko bencana di lingkungan sekitar.
Sosialisasi melibatkan sumber dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung Barat, Ayi Nurzaman, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Andri Kurniawan.
Dalam paparannya narasumber memberikan pemahaman mengenai langkah pencegahan, penanganan awal kebakaran, prosedur evakuasi, serta upaya mitigasi bencana.
Administratur/KKPH Bandung Selatan melalui Wakil Administratur/KSKPH Bandung Selatan, Arif Widodo, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta dapat memahami pentingnya pencegahan kebakaran dan mitigasi bencana, serta berperan aktif menjaga keamanan kawasan hutan dan lingkungan. Sinergi antara Perhutani, instansi terkait, penyadap, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan kawasan hutan yang aman, lestari, dan berkelanjutan,” ujarnya melalui sakuran whatsapp di Bandung (18/10/2026).
Tampak hadir pada acara tersebut Wakil Administratur/KKPH Bandung Selatan Arif Widodo, Kepala Seksi PSDH Eva Sitti Qodaryah, Kepala Sub Seksi K3L Diah Permata Dewi, Asper/KBKPH Gunung Halu Wawan Wahidin, beserta jajaran, Komandan Regu Polhutmob Ujang Asep Sunaryo para penyadap getah pinus, serta masyarakat setempat.
Sosialisasi menekankan aspek cegah dini, pencegahan pembakaran sembarangan, minimalisasi risiko kebakaran, prosedur penanganan awal, serta pelaporan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Kedua narasumber menyampaikan hal senada dimana pencegahan kebakaran hutan disamping kesiapsiagaan juga membutuhkan kolaborasi antar pihak.
“Mitigasi bencana perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan pengetahuan, kewaspadaan, dan kerja sama antara petugas, masyarakat, serta instansi terkait.” ujar Andri Kurniawan.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Bandung Selatan berharap terbangun kesadaran kolektif dan kesiapsiagaan bersama dalam mencegah kebakaran serta meminimalkan risiko bencana khususnya kebakaran di kawasan hutan. (***)











