SUMBAWA, INFOAKTUALNEWS.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua pelajar bersaudara asal Kecamatan Lape berhasil menembus klub sepak bola Lombok FC, membuka peluang untuk kembali menunjukkan kemampuan dan bakat mereka di kompetisi sepak bola tingkat nasional.
Kedua pelajar berbakat tersebut adalah Ahmad Junior Al Ikhlas, siswa SMPN 1 Lape, dan adiknya, Sabqie El-Fathin Ahmad, yang masih menempuh pendidikan di SDN 1 Lape, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa.
Keberhasilan dua kakak beradik ini menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan dan olahraga di Kabupaten Sumbawa. Di usia yang masih muda, keduanya mampu menunjukkan potensi dalam olahraga sepak bola hingga mendapatkan kesempatan bergabung dengan Lombok FC, klub yang akan kembali berlaga di kompetisi Liga Nasional.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa potensi dan talenta sepak bola tidak hanya lahir dari kota-kota besar, tetapi juga tumbuh dari wilayah kecamatan dan desa, termasuk Kecamatan Lape yang terus melahirkan generasi muda dengan kemampuan dan semangat untuk berprestasi.
Berangkat dari Keluarga Sederhana, Menembus Dunia Sepak Bola
Di balik keberhasilan Ahmad Junior Al Ikhlas dan Sabqie El-Fathin Ahmad, terdapat dukungan keluarga yang menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka. Keduanya merupakan saudara kandung yang lahir dan tumbuh dalam keluarga sederhana, pasangan Ahmad Kurniawan dan Novi Marianti.
Latar belakang keluarga yang sederhana tidak menghalangi kedua pelajar tersebut untuk mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita di dunia sepak bola. Kesempatan bergabung dengan Lombok FC menjadi langkah penting dalam perjalanan mereka untuk terus mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas permainan.
Bagi kedua pelajar ini, kesempatan tersebut tentu bukan sekadar kebanggaan pribadi maupun keluarga. Lebih dari itu, keberhasilan mereka turut membawa nama Kecamatan Lape dan Kabupaten Sumbawa ke panggung olahraga yang lebih luas.
Perjalanan menuju prestasi di dunia sepak bola membutuhkan kedisiplinan, latihan yang konsisten, semangat pantang menyerah, serta kemampuan membagi waktu antara pendidikan dan kegiatan olahraga. Karena itu, dukungan keluarga, sekolah, pelatih, dan lingkungan sekitar menjadi faktor penting agar keduanya dapat terus berkembang tanpa mengabaikan pendidikan formal.
Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di Kabupaten Sumbawa untuk berani mengembangkan bakat, baik di bidang olahraga maupun bidang prestasi lainnya.
KCD Dikpora Wilayah IV Sumbawa Berikan Apresiasi
Keberhasilan dua pelajar asal Kecamatan Lape tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dikpora Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd.
Junaidi menyampaikan rasa bangga atas capaian Ahmad Junior Al Ikhlas dan Sabqie El-Fathin Ahmad yang berhasil memperoleh kesempatan bergabung dengan Lombok FC dan berpeluang kembali tampil di kompetisi sepak bola tingkat nasional.
Menurutnya, prestasi yang diraih kedua pelajar tersebut merupakan kabar baik bagi dunia pendidikan sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya masyarakat Kecamatan Lape.
“Kami bangga atas keberhasilan anak-anak kita asal Lape ini,” ungkap Junaidi, yang akrab disapa Jun dan dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat asal Lape.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan moral agar kedua pelajar bersaudara itu terus meningkatkan kemampuan, menjaga semangat berlatih, serta memanfaatkan kesempatan yang telah diraih dengan sebaik-baiknya.
Prestasi mereka juga memperlihatkan pentingnya memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat di luar kegiatan akademik. Dengan pembinaan yang tepat, para pelajar berpotensi menjadi atlet yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Harapan bagi Masa Depan Sepak Bola Sumbawa
Bergabungnya Ahmad Junior Al Ikhlas dan Sabqie El-Fathin Ahmad dengan Lombok FC diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang mereka dalam menekuni dunia sepak bola.
Kompetisi tingkat nasional dapat menjadi kesempatan berharga untuk memperoleh pengalaman, meningkatkan mental bertanding, serta mempelajari standar permainan yang lebih kompetitif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi keduanya untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Di sisi lain, keberhasilan dua pelajar bersaudara ini menjadi pengingat bahwa pembinaan olahraga usia dini perlu terus diperkuat. Potensi atlet muda yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sumbawa membutuhkan dukungan berkelanjutan, mulai dari keluarga, sekolah, pemerintah, hingga komunitas olahraga.
Sinergi berbagai pihak sangat diperlukan agar bakat-bakat muda tidak berhenti pada tahap penemuan, tetapi memperoleh kesempatan untuk berkembang melalui latihan terarah, kompetisi berjenjang, dan pembinaan yang berkesinambungan.
Bagi masyarakat Kecamatan Lape, capaian Ahmad Junior Al Ikhlas dan Sabqie El-Fathin Ahmad tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Dua saudara kandung dari keluarga sederhana itu kini membawa harapan besar melalui olahraga yang mereka tekuni.
Kini, perhatian dan doa masyarakat mengiringi langkah keduanya untuk terus berjuang bersama Lombok FC. Harapannya, kesempatan berlaga di tingkat nasional dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mereka mampu mengukir prestasi, mengharumkan nama keluarga, sekolah, Kecamatan Lape, dan Kabupaten Sumbawa.
Kisah dua kakak beradik ini menjadi pesan bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan kemauan, kerja keras, disiplin, dan dukungan dari orang-orang terdekat, generasi muda dari daerah pun memiliki kesempatan untuk melangkah lebih jauh dan bersaing di panggung nasional.
Selamat berjuang Ahmad Junior Al Ikhlas dan Sabqie El-Fathin Ahmad. Semoga terus berkembang, meraih prestasi, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Tanah Samawa. (IA*)











