Sumbawa, infoaktualnews.com – Bupati Sumbawa, Ir. H Syarafuddin Jarot, M.P., hadiri Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-54 Tingkat Kabupaten Sumbawa yang dirangkaikan dengan Rapat kerja daerah Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa Tahun 2025, di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Jum’at (30/10/2026).
Turut hadir Unsur FORKOPIMDA Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Para Asisten Sekda Kabupaten Sumbawa, Sejumlah Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa, serta pihak terkait lainnya.
Bupati Sumbawa menegaskan bahwa peringatan HKG PKK ini, menjadi momentum untuk Memperkuat kebersamaan, persatuan dan komitmen dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Sumbawa.
Bupati melanjutkan PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penguatan ketahanan pangan keluarga, pencegahan penyalahgunaan narkoba, dan percepatan penanganan stunting.
Lebih lanjut Bupati mengajak seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Sumbawa untuk terus menggerakkan program-program pemberdayaan keluarga serta memperkuat kolaborasi dengan perangkat daerah terkait. Ia juga menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan mulai dari pemanfaatan pekarangan rumah hingga skala daerah, meningkatkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta melakukan penanganan stunting sejak dini.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial belaka. Lebih dari itu, ini merupakan momen untuk terus memperkuat komitmen, meningkatkan sinergi, serta merefleksi diri guna mengoptimalkan peran PKK dalam memberdayakan keluarga dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa menegaskan, sebagai mitra strategis pemerintah, PKK turut bertanggung jawab mendukung pencapaian Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Untuk itu, seluruh jajaran tim penggerak ppk dan kader dasawisma didorong fokus pada beberapa isu strategis nasional, salah satunya Penurunan Stunting dan Peningkatan Kesehatan Keluarga melalui Optimalisasi Posyandu, penguatan pola asuh anak dan remaja (PAAR) untuk melindungi generasi muda dari perundungan, dampak negatif digitalisasi, dan penyalahgunaan narkoba, penguatan ekonomi keluarga melalui program UP2K PKK dan pengembangan UMKM kreatif, serta ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. (IA)











