Sumbawa, Infoaktualnews.com – Pemda Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah memprioritaskan usulan sejumlah paket proyek strategis ke Pusat, diantaranya paket proyek pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) yang berlokasi di kawasan TPA Raberas Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa, Kamis (4/11) lalu tim teknis dari Bidang Air Minum dan Sanitasi PUPR Sumbawa telah melakukan presentasi dihadapan pejabat terkait Kementerian PUPR melalui jaringan video conference (Vicon) dengan memaparkan tentang rencana pembangunan IPLT dimaksud.
Dinas PUPR Sumbawa melalui Kabid Air Minum dan Sanitasi Erma Hadi Suryani, ST., saat dikonfimasi awak media, Senin (8/11) diruang kerjanya, membenarkan kalau kegiatan presentasi atas rencana pembangunan IPLT di kawasan TPA Raberas Seketeng Sumbawa itu melalui Vicon dengan pihak Kementerian PUPR dilakukan sesuai dengan permintaan, setelah berkas usulan lengkap atas paket proyek strategis IPLT tersebut telah disampaikan sebelumnya ke Pusat.
Dimana secara detail dan rigit telah dipaparkan tentang rencana pembangunan, biaya anggaran yang dibutuhkan serta manfaatnya kedepan, sehingga pihak Kementerian memiliki gambaran yang jelas untuk dapat membantu dan mengalokasikan anggaran pembangunannya yang ditaksir mencapai sekitar 3 – 4 Miliar Rupiah.
Erma akrab ia disapa, mengakui sebelum paket proyek IPLT Raberas ini diusulkan ke Pusat, tentu telah melalui proses perencanaan, review dan pembahasan teknis secara komprehensif di tingkat Provinsi NTB, termasuk dengan review Rispam dan DED Ai-Ngelar Sumbawa itu telah dilakukan kegiatan ekspose di Mataram akhir Desember 2020 lalu dihadapan Pemprov dan BPPIW-NTB. setelah sebelumnya telah dilakukan proses pembahasan secara intensif oleh tim Asistensi Pemda Sumbawa, baik itu menyangkut soal review dokumen Rencana Induk Sistem Pengelolaan Air Minum (RISPAM), penyusunan Detil Engeneering Desain (DED) Ai-Ngelar dan laporan DED Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Raberas.
Pemda Sumbawa juga berharap kedepannya tahun 2022, sejumlah rencana pembangunan yang diprogramkan dan direncanakan itu, akan dapat direalisasikan dan diwujudkan sebagaimana yang diharapkan. Kata Erma terutama berkaitan dengan dukungan dana bantuan dari Pemerintah Pusat melalui BPPIW-NTB.
Oleh karena itu, untuk menunjang kegiatan pembangunan fisik atas sejumlah paket proyek yang diprogramkan itu, setelah sebelumnya telah dilakukan pembahasan secara komprehensif oleh tim atensi Pemda Sumbawa. Dan terkait dengan review atas RISPAM yang telah dibuat tahun 2015 lalu oleh Dinas PU sebelumnya, dengan menyusun rencana induk SPAM Sumbawa hingga tahun 2035 mendatang, termasuk soal DED Ai-Ngelar itu diharapkan paling tidak pada tahun 2022 mendatang dapat dilanjutkan dengan pembangunan dan pembenahan atas sejumlah jaringan pipa pelanggan Perumdam Batulanteh. Apalagi dengan adanya sinyal lampu hijau dari Pusat dialokasikan bantuan anggaran mencapai sekitar Rp 90 Miliar, papar Erma.
Begitu pula terkait dengan DED-IPLT terang Erma, dengan rencana lokasinya dikawasan TPA Raberas Sumbawa, juga diharapkan realisasi pembangunan fisiknya dapat didukung dengan bantuan anggaran dari Pemerintah Pusat sekitar 3 – 4 Miliar Rupiah pada tahun anggaran 2022 mendatang.
Terlebih program proyek Sistem Perpipaan Air Minum Berbasis Masyarakat (SPAM-BM) dengan menggunakan sistem sharing yang diperuntukkan bagi belasan Desa yang dijadikan skala prioritas oleh Pemda Sumbawa, dalam hal ini tentu kita berharap apa yang menjadi usulan tersebut dapat direalisasikan tahun depan. tungkas Erma. (IA-06)












