Sumbawa, infoaktualnews.com – Pemerintah Pusat dalam tahun 2022 ini telah menetapkan ada 130 Kabupaten di seluruh Indonesia yang mendapatkan program program kampung nelayan maju dan program kampung perikanan budidaya, termasuk Kabupaten Sumbawa yakni untuk program kampung nelayan maju Desa Pulau Bungin Kecamatan Alas dan Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer sebagai kampung perikanan budidaya, ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Perikanan Budidaya, Rahmat Hidayat kepada awak media, Jumat (18/3).
Khusus untuk program kampung perikanan budidaya Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer terang Rahmat Hidayat, untuk program ini komoditas utamanya adalah budidaya tiram mutiara dan ini telah diusulkan ke Pemerintah Pusat untuk segera mendapatkan bantuan minimal sarana budidayanya bagi 15 kelompok yang ada di Pulau Kaung tersebut diusulkan. Dimana menyangkut soal sarana prasana dan sejumlah fasilitas penunjang yang dimiliki oleh ke 15 kelompok nelayan setempat memang sudah ada, tinggal sekarang bagaimana komoditas tiram mutiara itu dikembangkan lebih jauh, tukasnya.
“Dari hasil evaluasi yang dilakukan, selama ini para nelayan di Pulau Kaung tersebut lebih fokus pada kegiatan budidaya tiramnya saja, dengan hasil produksi dan pangsa pasar penjualannya masih ditingkat lokal dengan harga yang tidak seberapa. Sehingga keuntungannya relatif sedikit, karena itu dengan pengembangan tiram mutiara ini melalui program kampung perikanan budidaya ini, selain para kelompok mendapatkan bantuan benih berkualitas dari Pusat dengan target per kelompok 10.000 ekor, juga nanti akan diberikan pelatihan tatacara pengelolaan dan pengembangannya yang lebih baik kedepannya seperti cara melakukan penyuntikan hingga dapat menghasilkan mutiara alami dengan harga yang cukup tinggi,” papar Rahmat Hidayat.
Menurutnya, dari kedua program tersebut tentu Pemerintah Pusat akan mengucurkan anggaran yang tidak sedikit, dan kelompok nelayan setempat telah menyatakan siap untuk melaksanakan program ini.
Karena itu, dengan harapan kedepannya, ini menjadi rintisan awal dan dapat berkembang bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Sumbawa. khususnya bagi pengembangan kampung-kampung nelayan berbasis kearifan lokal dan ini menjadi salah satu program prioritas dari KKP, ujarnya (IA-06*)












