Sumbawa, infoaktualnews.com – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) pada tahun 2022 menggelontorkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp 8 Miliar ke Pemerintah Daerah Sumbawa melalui Dinas PUPR guna menunjang program kegiatan rehabilitasi Daerah Irigasi enam Embung (Waduk, red).
Dimana pekerjaan fisik proyek Daerah Irigasi (DI) keenam Embung tersebut baru mencapai 90 persen semenjak dikerjakan awal pertengah Juli 2022 dan optimis akan dituntaskan hingga akhir Nopember mendatang, ungkap Kepala Dinas PUPR Sumbawa melalui Kabid Pengembangan Sumber Daya Alam (PSDA), H Ahmad Lamo, ST., didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Firmansyah Malanuang, ST., kepada media ini diruang kerjanya, Senin (31/10).
“Kami optimis pekerjaan Daerah Irigasi keenam waduk tersebut bisa dituntaskan sebelum berakhir massa kontraknya,” ujar Haji Lamo akrab disapa pejabat low profil ini.
Dikatakan Haji Lamo, semenjak dimulai pengerjaannya enam waduk tersebut di lapangan, pihaknya bersama tim memastikan berjalan lancar dan sesuai dengan schedule.
Tentunya, semua keenam proyek Daerah Irigasi (DI) tersebut harus sesuai dengan spesifikasi teknis dalam pengerjaannya. “Kami optimis dituntaskan hingga akhir November tahun 2022,” ujar Haji Lamo.
Selain itu, tambah Haji Lamo, mengingatkan keenam perusahaan pemenang tender, agar melaksanakan pekerjaan fisik proyek yang menjadi tanggung jawabnya untuk dapat memperhatikan mutu dan kualitas hasil pekerjaan, dengan benar-benar manfaatkan waktu kerja sesuai dengan kontrak masing-masing sesuai dengan spesifikasi dan bestek yang ditentukan.
Adapun proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) yang dikerjakan tahun 2022 ini antara lain yakni Rehabilitasi DI tiu Kui Desa Boal Kecamatan Empang, Di Sejari Kecamatan Plampang, DI Brangkolong kecamatan Maronge, DI mengkoang Kecamatan Lape, DI Krida Kecamatan Lunyuk dan DI Jompong Kecamatan Plampang. tandasnya (IA)












