SUMBAWA, infoaktualnews.com – Upaya mendukung dan meningkatkan jaringan Daerah Irigasi yang ada di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2023, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR telah menggelontorkan anggaran bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai sekitar Rp 15,8 Miliar, guna menunjang pelaksanaan program pembangunan dan rehabilitasi empat buah bendung Desa.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Iwan Setiawan, ST., kepada media infoaktualnews.com di ruang kerjanya, Senin (5/6).
Dikatakan Iwan akrab disapa, ada empat Daerah Irigasi (D.I) yang akan dikerjakan tahun ini antara lain yakni rehabilitasi Bendung Kampung D.I Tiu Bulu Kecamatan Alas Barat dengan menelan anggaran sekitar Rp 8.985.000.000., Daerah Irigasi Tiu Angat di Kecamatan Moyo Hulu menyerap anggaran sekitar Rp 2.3440.000.000., Daerah Irigasi Paria Kecamatan Empang menghabiskan anggaran sekitar Rp 2,460.000.000,. dan rehabilitasi Irigasi Olat Rawa Kecamatan Moyo Hilir serap anggaran sebesar Rp 1,356.400.000 Miliar, bebernya.
Oleh karena itu, kata Iwan, sesuai dengan program perencanaan kegiatan rehabilitasi empat D.I tersebut dengan kondisi fisiknya mengalami rusak berat itu, rencananya difokuskan pembenahan fisik bagi tubuh bendung dan saluran irigasi.
Lanjut Iwan katakan, saat ini semua proses masih dalam Audit Probity usai itu barulah akan diusulkan lelang tendernya ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Sumbawa. Sebut dia, keempat paket proyek rehabilitasi D.I tersebut itu dapat dilakukan proses tender sesuai dengan mekanisme, aturan serta regulasi yang ada.
“Kami optimis semua paket proyek D.I bisa dituntaskan sesuai dengan tepat waktu, mohon dukungan masyarakat setempat dan semua stakeholder yang ada agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan baik sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat,” pungkas Iwan
Selain itu, ada bantuan APBD melalui anggaran Pokir Dewan Sumbawa dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp 3 Milyar tambah Iwan, bantuan tersebut diperuntukkan guna menunjang program pembangunan dan pembenahan normalisasi sungai serta penanganan tebing sungai.
Pihaknya juga berharap dukungan segenap elemen masyarakat karena bilamana empat bendung desa itu tuntas dibenahi maka suplai kebutuhan air untuk mengairi ribuan hektar sawah masyarakat bisa terpenuhi sebagaimana yang diharapkan bersama. ujarnya (IA)












