News  

Tingkatkan Manfaat , Perhutani Bandung Selatan Terbuka Mendorong Hutan Jadi Ruang Kolaboratif

Bandung-lNFOAKTUAL – “Yang paling penting itu tidak keluar dari ruh pengelolaan hutan. Aspek kelestarian itu yang dilakukan Perhutani, ” demikian dikatakan Engkus Kusnadi, KSS Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan Perhutani Bandung Selatan kepada wartawan, di Bandung, Jumat (31/5/2024).

Langkah besar itu ditempuh sesuai dengan platform pengelolaan hutan oleh Perhutani yang berbasis pada Profit Planet dan Poeple.

Semua zona hutan, lanjut Engkus menjadi zona penyangga dan aspek pemanfaatan baik itu hutan produksi maupun lindung.

” Jadi azas manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak piahk terutama masyarakat desa hutan sesuai dengan peruntukannya,” jelas pria yang berpembawaan rwamah tersebut.

Perhutani Bandung Selatan memiliki luas 55 ribu hektar lebih , meliputi 9 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH).

Pola kolabotatif sudah lama diterapkan dalam kegiatan pengelolaan hutan baik dengan masyarakat sekitar hutan maupun pihak swasta.

” Kerjasama kelola hutan melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dan swasta prinsipnya ada triparti. Tapi tetap kita utamakan masyarakat sekitar hutan, ” bebernya.

Hampir semia aspek kelola hutan menjadi ladang yang ampuh menghasilkan pundi-pundi rupiah. Mulai dari budidaya kopi, sereg, getah pinus, getah damar hingga pengelolaan wisata.

Dijelaskan Engkus dari sisi keungtungan porsi masyarakat desa hutan mendapat bagian yang cukup besar.

” Seperti budi daya kopi misalnya dari hasil. Panen Perhutani hanya dapat 15 persen selebihnya 85 untuk LMDH, ” ungkapnya.

Disamping komoditi kegiatan penyadapan getah sangat signifikan dalam hal penyerapan tenaga kerja.

” Selain hasil dari komoditi, kayu, daun, buah, getah, perhutani juga memberdayakan masyarakat untuk mitra sadap seperti di gunung halu. Untuk tenaga penyadap getan pinus kalau ulet pendapatannya bisa lebih dari umr, ” jelasnya.

Engkus berharap ada peningkatan manfaat ekonomi yang didapat masyarakat hutan.

” Ini bisa dilakukan misal oleh petani kopi yang lokask tanamanya berada dibawah tegakan pinus, mereka bisa nyadap pinus juga jadi penghasilannya doble dari kopi dan hasil getah pinus, ” bebernya.

Namun demikian Perhutani Bandunh Selatan sangat terbukan kepada stake holder lain untuk berkolaborasi dalam pengelolaan hutan.

” Kita terbuka untuk kerjasama tapi tetap memperhatikan kaidah kaidah kehutanan yang tidak bisa dilanggar, ” pungkasnya.(***)

 

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)