News  

Moncernya Bisnis Kopi, Dibalik Dominasi Hutan Lindung Perhutani Bandung Utara

Bandung-INFOAKTUALNEWS – Kawasan hutan Perhutani Bandung Utara yang didominasi rupanya ampuh menumbuhkan berbagai sumber ekonomi dengan nilai yang tergolong signifikan.

Kopi, satu diantaranya primadonanya. Kendati kopi yamg ditanam dikawasan Perhutani, namun tidak banyak yang tahu bagaimana komoditi yang satu ini menggerakan ekonomi masyarakat dan swasta.

Dadi Santosa S. Hut , Kasi Produksi dan Ekowisata Perhutani Bandung Utara menjelaskan luas hutan Perhutani Bandung Utara sekitar 20.560 hektar  Dan terbagi kedalam 4 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) yaitu Manglayang Barat, Padalarang, Lembang serra Cisalak.

Dari luasan kawasan hutan Perhutani Bandung Utara sebagian besar statusnya merupakan hutan lindung.

Kendati demikian busi daya kopi dikawasan hutan dari siai luasan masih belum terlalu luas.

” Saat ini Lahan yang ditanami dari total 800 hektar yang efektif produktif baru 600 hektar dan penanaman tersebar di  4 BKPH, ” ujarnya kepada wartawan di Bandung, Selasa (4/6/2024)

Hasil panen kopi di Perhutani Bandung Utata rata-rata mencapai 750 kg per hektar dalam bentuk gelondong ceri (buah kopi merah).
Sedang kan untuk penjualan disenutkan Dadi, saat ini petani kopi Bandung Utara banyak yang memiliki pengetahuan pengelolaan kooinpaska panen.

” Makanya kalau dijual gelondong dengan yang sudah diolah jauh harganya, “

Penjualan hasil panen gelondong ceri juta kalau harga dikisaran 12 ribu/kg dengan luasan  600 hektar pertahun dari penjualan kopi bisa mencapai 5,4 miliar rupiah.

“Berbeda halnya dengan kopi gelondong yang sudah diolah petani jadi green bean itu bisa mencapai 80 ribu per kilogram. Kalau dijual dalam bentuk green bean pada luasan 600 hektar bisa sampai 28 miliar lebih, ” beber Dadi.

Perputaran ekonomi kopi di Perhutani Bansung Utara juga telah menjadi magnet perputaran ekonomi.

” Ya ada efek domino ekonomi yang berjalan. Dadi mulai budi daya, mulai pemupukan, panen dan aada lagi jangan lupa kedai kedai kopi. Semua bagian dari circle ekonomi kopi, ” tandasnya.

Budidaya kopi menjadi aktualisasi dari visi Perhutani yaitu Poeple, Planet, Profit, yang intinya berbasis pada manfaat kelestarian, masyarakat serta ekonomi.

Kekuatan kopi yang menjadi komoditi dengan salah satu market terbuka didunia juga berhasil dimanfaatkan oleh petani kopi Perhutani Bandung Utara yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dengan merambah market eksport.

Saat ini ada dua LMDH kami yang sudah berhasil melakukan eksport kopi ke keluar negri, ” tutur Dadi.

Hasilnya, mata rantai ekonomi dari budidaya kopi turut dinikmati desa , 65 persen petani kopi, 3 persen LMDH dan Perhutani hanya 24 persen.

Menurut Dadi dari budidaya kopi, dirinya yakin petani kopi yang juga merupakan masyarakat sekitar memiliki suasana kebatinan yang terikat dengan kawasan hutan.

” Inj terbukti kalau ada gangguan keamanan hutan, bencana masyarakat sekitar hutan dan owtugas Perhutani yang melalukan mitigasi lebih dulu, ” katanya.

Dari aspek ekologi penanaman Kopi donawah tegakan dapat membantu menahan kinetis air saat hujan saat menyentuh tanah.

Sementara itu disampaikan Diki Sutisna S.Hut KSS Kemitraan Perhutani Bandung Utara semua kegiatan kelola hutan baik yang melibatkan LMDH maulun swasta berbasis pada perjanjian kerjasama.

” Untuk itu saya menghimbau agar apa yang sudah terjalin bagus dari kemitraan yang sudah berjalan agar pihak-pihak menjalankan hak dan kewajibannya sesuai perjanjian, ” pungkasnya. (***)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)