Beredar di sosial media terkait kendaraan yang telat 2 tahun bayar pajak akan di sita Dan bayar Denda Rp.400 ribu . Kasat lantas polres Lombok Timur Angkat Bicara Dan mengatakan Itu Berita HOAX

Lombok Timur, NTB – infoaktualnews.com Masyarakat Lombok Timur diresahkan oleh pesan berantai yang viral di media sosial dan aplikasi perpesanan WhatsApp. Pesan tersebut mengabarkan bahwa Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur akan menggelar razia besar-besaran dan menyita kendaraan yang belum membayar pajak, bahkan disertai denda hingga Rp400 ribu. Informasi yang meresahkan ini kemudian dipastikan sebagai berita bohong atau hoaks.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Lombok Timur, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tira Karista, dengan tegas membantah informasi tersebut.

“Kami tegaskan, berita tersebut tidak benar dan hoaks. Kami memang tetap melakukan razia secara berkala, namun kami tidak pernah melakukan denda hingga Rp400 ribu seperti informasi yang beredar,” ujarnya pada Selasa (14/04).

“Setiap kegiatan penertiban lalu lintas kami lakukan sesuai prosedur, dan tidak ada penarikan denda di tempat. Kami juga selalu menggandeng pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan razia,” tegasnya.

Dirinya mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas.

Saya harap, masyarakat harus cerdas memilah informasi yang didapat. Sekiranya ada informasi yang beredar, silakan kunjungi akun resmi kami untuk mencari kebenaran informasi tersebut,” imbuhnya.

“Senada dengan pernyataan Kasat Lantas, Kepala Samsat Lombok Timur, Haji Aziz, juga meluruskan informasi yang beredar luas tersebut. Ia menyatakan bahwa berita mengenai razia besar-besaran dan denda Rp400 ribu adalah berita bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Jangan cepat percaya, cari tahu informasinya, agar tidak terus terjadi kegaduhan di tengah masyarakat,” terang Haji Aziz di tempat terpisah.

Dengan adanya klarifikasi dari pihak kepolisian dan Samsat Lombok Timur, diharapkan masyarakat tidak lagi resah dengan informasi hoaks yang beredar.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya, serta mengandalkan sumber informasi yang kredibel dan terpercaya.

Red ; Ry

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)