Labkesmas Sumbawa Siap Beroperasi Akhir 2026, Langkah Cepat Pemda Hadirkan Layanan Kesehatan Modern untuk Masyarakat

Sumbawa, infoaktualnews.com – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat sektor kesehatan masyarakat. Setelah resmi dilantik pada mutasi pejabat terbaru Pemda Sumbawa, dr. Fatri Idana, M.Biomed., AAM., dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Sumbawa, Rabu (6/5).

Penunjukan ini menjadi tonggak awal percepatan operasional UPT baru yang ditargetkan mulai melayani masyarakat secara penuh pada akhir tahun 2026.

Sebagai pionir yang memimpin lembaga baru tersebut, dr. Fatri Idana langsung tancap gas di hari pertama pasca pelantikan. Tanpa menunggu lama, ia bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan berbagai dinas terkait guna memastikan seluruh kebutuhan operasional Labkesmas dapat dipersiapkan secara matang dan terukur.

Langkah strategis yang dilakukan meliputi penyusunan skema anggaran, penataan organisasi dan penempatan sumber daya manusia, inventarisasi sarana perkantoran, pengadaan alat kesehatan, hingga kesiapan perlengkapan laboratorium yang menjadi jantung utama pelayanan kesehatan masyarakat modern.

Didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, SKM., MPH., dr. Dana juga meninjau langsung gedung baru Labkesmas pada Jumat (8/5/2026). Keduanya terlihat menyisir setiap sudut ruangan untuk memastikan seluruh fasilitas dapat difungsikan optimal sesuai standar pelayanan laboratorium kesehatan.

Peninjauan tersebut menjadi bukti bahwa Pemda Sumbawa tidak sekadar membangun fisik gedung, tetapi juga menyiapkan sistem, sarana, dan tata kelola yang matang agar kehadiran Labkesmas benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih cepat, akurat, dan profesional.

Kepala Dinas Kesehatan, H. Sarip Hidayat, menegaskan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah fokus penuh pada percepatan kesiapan operasional Labkesmas. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan, khususnya dalam pemenuhan alat kesehatan dan perlengkapan laboratorium.

“Untuk alat kesehatan dan perlengkapan laboratorium, anggarannya dari pusat. Saat ini kami terus melakukan lobi dan koordinasi agar kebutuhan Labkesmas Sumbawa dapat segera diakomodasi,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Fatri Idana mengakui bahwa membangun dan merintis UPT baru bukanlah tugas ringan. Sebagai perintis, dirinya harus memahami banyak regulasi, sistem kerja, serta pola pengelolaan laboratorium kesehatan yang ideal. Namun dengan semangat dan optimisme tinggi, ia yakin Labkesmas Sumbawa akan tumbuh menjadi institusi strategis yang mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Kita ini ibarat babat alas. Banyak yang harus dipersiapkan dari awal. Karena itu, sambil menyiapkan kebutuhan internal, kami bersama Pak Kadis juga akan menjadwalkan studi banding ke Labkesmas di kabupaten/kota lain dalam waktu dekat sebagai referensi dan pembelajaran,” ungkapnya optimis.

Kehadiran Labkesmas Kabupaten Sumbawa nantinya diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan daerah, mulai dari pemeriksaan laboratorium, pengujian kesehatan lingkungan, hingga mendukung program kesehatan preventif dan promotif.

Dengan semangat kolaborasi, percepatan pembangunan, dan dukungan lintas sektor, Labkesmas Sumbawa bukan sekadar fasilitas baru, tetapi simbol kemajuan pelayanan kesehatan daerah menuju Sumbawa yang lebih sehat, maju, dan berdaya saing.

Masyarakat pun kini menaruh harapan besar agar akhir 2026 menjadi momentum hadirnya layanan laboratorium kesehatan modern yang selama ini dinantikan. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)