Gerakan Indonesia ASRI Bergema dari SDN 1 Penyaring, Hj Ida Tegaskan Sekolah Hijau Lestari Jadi Tonggak Masa Depan Sumbawa

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Semangat perubahan besar menggema dari halaman SDN 1 Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, saat sejarah baru dunia pendidikan Kabupaten Sumbawa resmi dimulai.

Di bawah langit cerah penuh harapan, Bunda Literasi Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., secara resmi mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) menuju Sekolah Hijau Lestari, sebuah program monumental yang digadang menjadi fondasi lahirnya generasi unggul, cerdas, sehat, dan berkarakter.

Momentum bersejarah ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan simbol kuat dimulainya gerakan besar transformasi pendidikan berbasis lingkungan di seluruh Kabupaten Sumbawa. SDN 1 Penyaring dipilih sebagai titik awal kebangkitan, menandai komitmen nyata pemerintah daerah dalam membangun sekolah yang bukan hanya menjadi pusat belajar, tetapi juga ruang tumbuh yang hijau, nyaman, bersih, dan inspiratif bagi masa depan anak-anak Sumbawa.

Hadir dalam acara penuh makna tersebut jajaran penting Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, mulai dari Kepala Dinas Dikbud, Kepala Bidang Sekolah Dasar Mohammad Husnul Alwan, hingga Kepala Bidang SMP, bersama para guru, komite sekolah, orang tua, serta tokoh pendidikan yang turut menjadi saksi lahirnya gerakan strategis ini.

Tampil anggun dan penuh wibawa dengan balutan blazer kuning yang mencerminkan semangat optimisme, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot atau yang akrab disapa Bunda Lestari, berdiri di panggung utama di bawah spanduk besar bertuliskan “Pencanangan Gerakan Indonesia ASRI”. Dalam sambutannya yang membakar semangat, ia menegaskan bahwa masa depan pendidikan tidak hanya dibangun melalui ruang kelas, tetapi juga melalui lingkungan yang sehat dan budaya sekolah yang kuat.

“Implementasi program ini membutuhkan kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan. Mari kita bergerak bersama untuk mewujudkan sekolah-sekolah yang tidak hanya hijau secara fisik, tetapi juga asri, bersih, sehat, dan indah, demi melahirkan generasi masa depan yang unggul, cerdas, dan berdaya saing,” tegas Bunda Lestari di hadapan peserta yang menyambut penuh antusias.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya program penghijauan biasa, melainkan sebuah revolusi pendidikan karakter yang menyatukan literasi, kesehatan, kebersihan, budaya, dan kecintaan terhadap lingkungan dalam satu gerakan kolektif.

Pencanangan di SDN 1 Penyaring ini sekaligus menjadi penanda dimulainya gerakan serentak di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sumbawa. Program Sekolah Hijau Lestari sendiri merupakan bagian dari visi strategis Bupati Sumbawa untuk menciptakan sumber daya manusia unggul melalui pendidikan yang berkualitas dan lingkungan yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa, Mohammad Husnul Alwan, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal penuh implementasi program ini hingga ke seluruh sekolah dasar.

“Program ini sangat strategis karena sejalan dengan tujuan besar pendidikan kita, yakni membangun karakter, memperkuat literasi, dan meningkatkan numerasi siswa. Sekolah yang hijau, asri, dan dikelola dengan baik akan menjadi sumber belajar yang hidup, kaya, dan menyenangkan bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah memperkuat langkah tersebut melalui kebijakan resmi berupa Surat Edaran Nomor 400.3/1569/Dikbud/2026 tentang Gerakan Hijau Lestari, sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan program ini berjalan nyata, terukur, dan berkelanjutan.

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan memukau siswa-siswi SDN 1 Penyaring yang menampilkan beragam pertunjukan budaya tradisional. Tarian daerah yang anggun, iringan musik drum dan gong yang menggema, hingga aksi silat energik dari para siswa laki-laki, sukses memikat perhatian seluruh tamu undangan. Halaman sekolah berubah menjadi panggung inspirasi yang memadukan pendidikan, budaya, dan semangat cinta lingkungan.

Sorak tepuk tangan dari para guru, orang tua, dan pejabat yang hadir menjadi bukti bahwa gerakan ini bukan hanya menyentuh aspek kebijakan, tetapi juga menggugah kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya sekolah sebagai pusat perubahan.

Lebih dari sekadar pencanangan, Gerakan Indonesia ASRI di SDN 1 Penyaring adalah simbol kebangkitan baru dunia pendidikan Sumbawa—bahwa sekolah masa depan harus menjadi tempat yang aman bagi tumbuh kembang anak, sehat bagi fisik dan mental, resik dalam budaya, serta indah dalam nilai dan lingkungan.

Kini, dari SDN 1 Penyaring, gema perubahan itu telah dimulai. Sebuah langkah besar menuju transformasi pendidikan hijau yang diharapkan menjalar ke seluruh pelosok Kabupaten Sumbawa, menciptakan generasi emas yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli lingkungan, berbudaya, dan siap membawa daerah menuju masa depan yang lebih Maju. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)