SMKN 1 Plampang Tampilkan Inovasi Ramah Lingkungan untuk Dukung Sumbawa Hijau Lestari

SUMBAWA, infoaktualnews.com Komitmen dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan kembali ditunjukkan oleh SMKN 1 Plampang. Sekolah kejuruan yang dikenal aktif mengembangkan inovasi berbasis pertanian dan lingkungan ini turut ambil bagian dalam kegiatan Green Expo yang digelar di halaman Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (5/6), sebagai rangkaian program Sumbawa Hijau Lestari.

Keikutsertaan SMKN 1 Plampang tidak sekadar menjadi peserta pameran, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai hasil karya dan inovasi siswa yang berorientasi pada pelestarian lingkungan. Melalui stand pameran yang mereka hadirkan, para pengunjung dapat melihat secara langsung beragam produk unggulan yang dihasilkan oleh siswa-siswi SMKN 1 Plampang, khususnya produk-produk yang ramah lingkungan dan mendukung sektor pertanian berkelanjutan.

Kepala SMKN 1 Plampang, H. Sutono, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang terus menggaungkan gerakan Sumbawa Hijau Lestari sebagai upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang sehat.

“Kami sangat mendukung program pemerintah daerah dalam mewujudkan Sumbawa Hijau Lestari. Karena itu, kami ikut meramaikan Green Expo dengan membuka stand pameran dan menampilkan berbagai hasil karya siswa-siswi SMKN 1 Plampang, terutama produk-produk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat,” ungkap H. Sutono.

Menurutnya, kehadiran SMKN 1 Plampang dalam Green Expo menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai pusat inovasi yang mampu melahirkan produk-produk kreatif dan aplikatif yang mendukung pembangunan daerah.

Berbagai produk unggulan yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil pengembangan kompetensi siswa di bidang pertanian dan pengolahan sumber daya alam. Di antaranya adalah MA11 beserta turunannya, seperti pupuk cair berbahan dasar urin sapi, NPK berbahan alami, media tanam, bokashi, tanaman hidroponik, hingga pupuk kompos yang diolah dari dedaunan.

Produk-produk tersebut dikembangkan dengan konsep pemanfaatan bahan-bahan alami dan limbah organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Selain mampu mengurangi pencemaran lingkungan, inovasi tersebut juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani.

H. Sutono menambahkan, berbagai produk tersebut sebenarnya telah diproduksi dan dikembangkan oleh SMKN 1 Plampang sejak tahun 2018. Namun hingga saat ini, proses pengembangan masih terus dilakukan, termasuk upaya untuk memenuhi berbagai persyaratan administratif guna memperoleh izin edar secara resmi.

“Kami sudah memproduksi produk-produk ini sejak tahun 2018. Namun salah satu kendala yang masih kami hadapi adalah belum memiliki izin edar, karena terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya harus memiliki sedikitnya 15 jenis produk yang dihasilkan,” terangnya.

Meski demikian, pihak sekolah tidak patah semangat. Berbagai upaya terus dilakukan secara bertahap agar seluruh persyaratan dapat terpenuhi dan produk-produk hasil karya siswa nantinya dapat dipasarkan secara lebih luas kepada masyarakat.

Ia optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, inovasi yang dikembangkan oleh SMKN 1 Plampang akan semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa.

“Semua ini sedang kami ikhtiarkan secara bertahap. Kami ingin produk yang dihasilkan siswa benar-benar memiliki kualitas yang baik dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Apalagi karakter wilayah kami sangat mendukung pengembangan sektor pertanian, sehingga inovasi-inovasi seperti ini sangat relevan untuk terus dikembangkan,” pungkasnya.

Keikutsertaan SMKN 1 Plampang dalam Green Expo menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi tepat guna, para siswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mewujudkan pembangunan yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing bagi Kabupaten Sumbawa di masa depan. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)