SUMBAWA, infoaktualnews.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Pertanian terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur penunjang sektor pertanian. Sejumlah pekerjaan di lapangan, terutama pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan sumur bor, saat ini terus digenjot untuk memastikan kebutuhan petani terhadap akses transportasi dan sumber air dapat terpenuhi.
Program pembangunan infrastruktur pertanian tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumbawa. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan melalui Program Upland dengan skema swakelola, yang diarahkan untuk memperkuat pembangunan kawasan pertanian serta meningkatkan kapasitas produksi dan akses petani.
Selain pembangunan infrastruktur, Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa juga telah menuntaskan pendistribusian bantuan bibit bawang merah kepada sejumlah penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk meningkatkan produksi sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat di sektor pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa melalui Kepala Bidang Prasarana, Khaeruddin, SP, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (15/8), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya para petani, yang selama ini ikut mendukung berbagai program pemerintah di bidang pertanian.
Menurutnya, dukungan dan partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program pembangunan pertanian dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para petani atas dukungan terhadap program pemerintah, khususnya di bidang pertanian. Dengan adanya dukungan tersebut, berbagai program dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur pertanian saat ini terus dikebut. Salah satu fokus utama adalah pembangunan Jalan Usaha Tani dan sumur bor yang dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas petani di kawasan produksi.
“Untuk infrastruktur pertanian, Jalan Usaha Tani dan sumur bor saat ini progresnya sudah mencapai sekitar 80 persen,” jelasnya.
Lanjut, Heru akrab disapa, menegaskan, keberadaan Jalan Usaha Tani sangat penting bagi masyarakat petani. Infrastruktur tersebut tidak hanya mempermudah mobilitas petani menuju lahan, tetapi juga membantu memperlancar proses pengangkutan sarana produksi maupun hasil pertanian dari lahan menuju lokasi penampungan atau pasar.
Dengan akses jalan yang semakin baik, sambung dia, diharapkan biaya angkut hasil pertanian dapat ditekan dan waktu tempuh petani menjadi lebih efisien. Kondisi tersebut pada akhirnya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai ekonomi hasil produksi petani.
Sementara itu, pembangunan sumur bor juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian, terutama di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber air. Ketersediaan air yang memadai menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga produktivitas lahan dan memastikan tanaman dapat tumbuh secara optimal. bebernya.
“Kami berharap seluruh pekerjaan infrastruktur tersebut dapat segera diselesaikan sesuai target sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Heru.
Program pembangunan pertanian ini, tutur Heru, sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa di bawah kepemimpinan Jarot-Ansori dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu sektor strategis bagi perekonomian daerah.
Tak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, pemerintah juga terus mendorong pemberian dukungan kepada petani melalui bantuan sarana produksi, termasuk bibit tanaman. Salah satunya bantuan bibit bawang merah yang kini telah selesai didistribusikan kepada para penerima manfaat. cetus Heru.
Oleh karena itu, dengan pembangunan infrastruktur yang berjalan beriringan dengan dukungan sarana produksi, pemerintah berharap produktivitas pertanian di Kabupaten Sumbawa terus meningkat. Pada saat yang sama, peningkatan produksi diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah. bebernya.
Untuk itu juga, Ia mengajak para penerima manfaat agar menjaga dan memanfaatkan seluruh bantuan pemerintah secara maksimal. Keberhasilan program, kata dia, tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan keseriusan dan komitmen masyarakat dalam mengelola fasilitas serta bantuan yang telah diberikan.
Dengan progres JUT dan sumur bor yang telah mencapai 80 persen serta distribusi bibit bawang merah yang telah rampung, pemerintah optimistis berbagai program penguatan sektor pertanian di Kabupaten Sumbawa dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di daerah. pungkasnya. (*)











