Fraksi Nasdem Tekankan Pola Kemitraan Pemda dengan Sektor Swasta dan Penguatan SDM

13

Sumbawa, InfoaktualNews.com –

Fraksi Partai Nasdem tekankan Pola Kemitraan Pemerintah Daerah dengan Sektor Swasta dan Penguatan SDM guna menciptakan kemandirian Daerah. Melalui Juru Bicaranya Syahrul pada Paripurna II DPRD Kab Sumbawa, kamis (26/11) menyampaikan bahwa Pembangunan ekonomi daerah dapat diartikan sebagai suatu proses dimana Pemerintah Daerah dan masyarakat mengelola sumber daya yang ada, dan dapat membentuk pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi daerah.

Lanjutnya, Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan unsur penting dan utama dalam menciptakan daerah yang mandiri. Masalah pokok dalam pembangunan daerah adalah terletak pada penekanan terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan yang didasarkan pada kekhasan daerah yang bersangkutan dangan menggunakan potensi SDM, SDA, sumber daya finansial dan sumber daya kelembagaan. Orientasi ini mengarah kepada pengambilan inisiatif-inisiatif yang berasal dari daerah tersebut dalam proses pembangunan untuk menciptakan kesempatan kerja baru dan merangsang peningkatan kegiatan ekonomi. paparnya.

Ket. Foto: Ketua F-Nasdem, Bunardi (Ist) 

Kemudian, Fraksi Partai Nasdem memandang beberapa langkah dan strategi yang perlu dilakukan agar daerah mampu bangkit dan berkompetisi antara lain sebagai berikut:

1. Birokrasi Pemerintah Daerah perlu melalukan reorientasi peran dan tanggung jawabnya yakni hanya bersifat mengarahkan dan membina bukan menentukan, sehingga peran dan tanggung jawab pemerintah daerah hanya berkisar pada bidang–bidang dimana sektor swasta atau pihak ketiga dan lainnya tidak memungkinkan untuk melakukan tugas tersebut. Misalnya dalam situasi terjadinya kegagalan pasar. Pemerintah daerah harus dapat berkiprah secara efektif dan efesien dalam memberikan pelayanan prima untuk meraih investasi dalam dan luar daerah.

2. Memfasilitasi lembaga keuangan agar bersedia memberikan modal usaha bagi industri skala kecil dan menengah pada berbagai sektor unggulan daerah, sehingga mereka dapat menjamin dan mempertahankan keberlangsungan usahanya.

3. Meningkatkan kualitas SDM dengan menerapkan sistem pendidikan yang baik dan bermutu. Untuk mencapai hal tersebut, maka diperlukan penataan sistem pendidikan secara menyeluruh, terutama berkaitan dengan kualitas pendidikan, serta relevansinya dengan kebutuhan masyarakat di dunia kerja. Pemerintah daerah dalam hal ini memiliki peran penting dalam penyelenggaraan sistem pendidikan yang efektif dan efesien, berorientasikan pada penguasaan iptek serta merata di seluruh pelosok daerah. Terlebih kata dia, Perlu juga diingat pada dasarnya bahwa hak pendidikan adalah hak semua warga negara indonesia, yang telah diamanatkan dalam pasal 31 ayat (1) dan ayat (2) undang–undang dasar (UUD) tahun 1945. Oleh karenanya pemerintah harus menyediakan pendidikan untuk semua warga negara.

4. Fraksi partai Nasdem meminta pemerintah daerah agar mengalokasikan anggaran untuk pembuatan tempat pembuangan akhir (tpa) sampah di wilayah kecamatan plampang dan kecamatan-kecamatan lainnya. Ketiadaan tpa mengakibatkan masyarakat membuang sampah di pinggir jalan negara yang sudah tentu akan menimbulkan aroma tak sedap bagi pengguna jalan.

5. Fraksi partai Nasdem juga meminta pemerintah daerah untuk menempatkan dan menyediakan alat–alat berat di daerah terisolir khususnya di musim penghujan ini. Mengingat rentannya bencana seperti tanah longsor, pohon tumbang dan lain–lain.

6. Fraksi partai Nasdem meminta pemerintah daerah agar menempatkan armada pemadam kebakaran di setiap zona dalam rangka meminimalisir dampak bencana kebakaran, seperti yang sering terjadi justru rumah warga sudah hangus dilalap si jago merah baru kemudian petugas pemadam kebarakaran tiba di lokasi. (IA-Dy)