Upz! Anggaran Terbatas, Pembangunan Lanjutan RSUD Sumbawa Ditunda

  • Bagikan

Sumbawa, InfoaktualNews –

Pemda Sumbawa dalam tahun anggaran 2019 lalu telah memprogramkan pembangunan RSUD Sumbawa yang baru berlokasi dikawasan BBI Sering Kecamatan Unter Iwes Sumbawa yang dibangun dengan menyerap anggaran sekitar Rp 32 Miliar lebih dari dua sumber dana, yakni bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat dan APBD Sumbawa, namun sangat disayangkan akibat anggaran terbatas pembangunan lanjutan tahap kedua tahun 2020 sempat terpending dan bahkan tahun 2021 mendatang juga bakal tertunda, karena alokasi anggarannya sendiri tidak terakomodir dalam APBD Sumbawa Tahun 2021.

Ket.Foto: Kabag Tata Usaha RSUD Sumbawa A Malik S.Sos

Kabag Tata Usaha RSUD Sumbawa A Malik S.Sos ketika dikonfirmasi awak media Selasa (15/12), menyatakan sejauh ini sesuai dengan informasi yang diperoleh pembangunan lanjutan tahap kedua RSUD Sumbawa yang berada dikawasan BBI Sering Kecamatan Unter Iwes Sumbawa itu, tidak dialokasikan anggarannya atau tidak terakomodir dalam APBD Sumbawa tahun 2021 mendatang, sehingga dipastikan untuk sementara bakal tertunda program pembangunan lanjutannya, namun kami tetap berharap kepada Pemda Sumbawa agar pembangunannya dapat dilanjutkan, mengingat sudah setahun lalu fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Instalasi Rawat Jalan (IRJ) yang cukup representatif telah dibangun, dan kini tengah dimanfaatkan sebagai rumah sakit darurat bagi penanganan dan perawatan pasien Covid-19.

Kendati demikian alokasi anggaran bagi pembangunan lanjutan tahap kedua RSUD Sumbawa di Sering itu belum dapat terakomodir pada APBD Sumbawa tahun 2021 terang Malik akrab ia disapa, tetapi Alhamdulillah RSUD Sumbawa telah mendapatkan alokasi dana bantuan dari DAK senilai Rp 3 Miliar untuk membantu dan menunjang pengadaan dan pembelian sejumlah obat-obatan dan peralatan medis, hanya itu saja dan tak anggaran untuk kegiatan fisik pembangunan, dimana dengan bantuan DAK tersebut nantinya akan dilakukan shaering dengan anggaran yang dimiliki RSUD Sumbawa untuk mencukupi kebutuhan akan pasokan obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan, tukasnya.

Dengan jumlah personel hampir mencapai 700 orang baik itu berstatus PNS maupun tenaga kontrak, maka seluruh jajaran RSUD Sumbawa tetap berkomitmen tinggi untuk terus berupaya dan berusaha meningkatkan dan memberikan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat didaerah ini, karena itu saran dan masukan konstruktif dijadikan cemeti untuk terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kata Malik. (IA-aM)



  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)