Tahun 2021, 4.002 KK Tambahan PKH Digelontorkan Kemensos Ke Sumbawa

Sumbawa, InfoaktualNews.com –

Kementrian Sosial Republik Indonesia kini kembali membawa angin segar ke setiap daerah di seluruh nusantara, Khususnya Kabupaten Sumbawa mendapatkan tambahan kuota penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Saat ini, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa sedang melakukan pemutakhiran data agar penerima berbagai Bantuan Sosial dari kementrian Sosial RI antara lain yakni BST, BPNT dan berbagai bantuan sosial lainnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Mirajuddin, ST., saat dikonfirmasi awak media, Selasa (2/1) menyatakan untuk mengakomodir seluruh penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang belom terakomodir pada bulan Januari, Dinas Sosial rutin melaksanakan pemutakhiran data para penerima.

“Pemutakhiran data ini dilakukan lantaran banyaknya penerima BST di bulan Januari yang tidak terakomodir karena terdapat perbedaan dengan data dari Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Sumbawa,”

Lanjut, Raju sapaan akrabnya pejabat muda ini mengungkapkan bahwa, perbedaan data itu menyebabkan penerima bansos tersebut tidak bisa disalurkan disebabkan perbedaan data dengan Dukcapil. Kata Raju, terjadi NIK para penerima tidak di kenal dan hal inilah yang saat ini dikoordinasikan dengan Dukcapil agar data menjadi valid, saat ini setiap minggu perbaikan data.

Kendati demikian, menurut Raju, perbaikan data ini dilakukan karena bersamaan dengan adanya tambahan kuota 4.002 KK untuk PKH. Sementara untuk penerima BST ini tidak boleh dobel dengan PKH, saat ini masih dilakukan perbaikan.

Dimana perbaikan data ini, dilakukan melalui aplikasi pemutakhiran data yang dibuka Kemensos RI. Aplikasi tersebut merupakan terobosan terbaru dari Kemensos R.I dalam rangka memutakhirkan data penerima Bansos tersebut. paparnya.

“Jadi setiap hari Sabtu, Jam 00 mulai dibuka untuk data perbaikan sampai pada hari Rabu, jam 23.59 dan pada hari Kamis-Jumat diproses data usulan tersebut,” cetusnya.

“Semoga dengan adanya, pemutahiran data secara rutin dilakukan ini dapat menjadi kesempatan masyarakat yang menerima bantuan sosial dari kementrian sosial RI bisa lebih merata dan tidak tupang tindih,” harapnya. (IA-Dy)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)