Waduh! Saksi Mahkota Sakit, Jaksa Ajukan Tiga Ahli Dalam Kasus Balai Nikah Jilid II

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com –

Kasus dugaan tindak pidana korupsi atas proyek pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa Tahun 2018 lalu jilid-II yang melibatkan terdakwa lelaki HMF Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSM) Kemenag Sumbawa kembali digelar persidangannya untuk ketiga kalinya Rabu (31/03) lalu dibawah kendali ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram Catur Bayu Sulistyo SH dkk, dengan agenda pemeriksaan sejumlah saksi terkait yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Sumbawa Reza Safetsila Yusa SH.

Dari lima saksi yang rencananya akan diajukan oleh JPU kedepan persidangan, namun yang dapat hadir hanya 4 orang saksi terdiri dari tiga saksi ahli dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia Perwakilan Mataram, Ahli Teknis dan Bangunan Gedung (ATBG) dan ahli laboratorium serta saksi mantan Kepala Kemenag Sumbawa HM Taufik ( kini Kepala Kemenag Kabupaten Bima), sedangkan satu saksi mahkota Muhammad Firdaus mantan PPK Kemenag Sumbawa terdakwa dalam kasus Balai Nikah Jilid-I (Kasusnya masih dalam proses kasasi di MA) berhalangan hadir karena mengalami sakit.

Keempat saksi dan ahli dalam keterangan kesaksiannya mengungkapkan tentang tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dan kewenangan masing-masing dan bahkan terkait tentang proses dari pelaksanaan proyek pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Labangka tahun anggaran 2018 lalu yang menggunakan dana bantuan berupa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) mencapai sekitar Rp 1,6 Miliar, hingga progres fisik yang dihasilkan maupun pembayaran proyek yang dilakukan hingga dilaksanakan pemeriksaan fisik bangunan dan menghitung terjadinya kerugian negara dalam proyek tersebut dijelaskan secara transparan olah ahli dan saksi.

Terdakwa HMF sendiri didampingi kuasa hukumnya Advocat Abdul Hanan SH, ketika dimintakan tanggapannya oleh Majelis Hakim tidak banyak berkomentar dan hanya mengatakan akan menyampaikan dan menuangkan nanti pada pledoi pembelaannya, dan sidang dianggap cukup dan diakhiri dengan ketuk palu hakim dengan agenda sidang dilanjutkan pekan mendatang untuk memberikan kesempatan kepada Tim JPU mengajukan sejumlah saksi terkait lainnya.

Jaksa Reza Safetsila Yusa SH seusai sidang kepada awak media membenarkan kalau hanya empat saksi saja termasuk saksi ahli didalamnya yang telah memberikan keterangan kesaksiannya pada sidang lanjutan kasus Balai Nikah Jilid-II itu, sedangkan satu saksi mahkota Muhammad Firdaus tidak dapat hadir karena sedang sakit, dengan demikian pada sidang lanjutan pekan mendatang yang bersangkutan juga akan dipanggil bersama sejumlah saksi lainnya untuk dapat hadir memberikan keterangan kesaksiannya. (IA-Am)



  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)