Inilah!  Langkah Bulog Sumbawa  Atasi Space Gudang

  • Bagikan
Kepala Cabang Perum Bulog Sumbawa Kurnia Rahmawati, STP

Sumbawa, Infoaktualnews.com –

Pimpinan Cabang Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Sumbawa Kurnia Rahmawati STP dalam keterangannya kepada awak media diruang kerjanya, Kamis (6/5) menyatakan hasil produksi panen padi (gabah) tahun 2021, baik itu di Kabupaten Sumbawa maupun di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Bahkan dinilai melimpah, sehingga tidaklah mengherankan kalau Perum Bulog Sumbawa dari hasil operasi kegiatan atas serapan setara gabah hingga awal Mei telah mengeluarkan anggaran sekitar Rp 140 Miliar lebih, membuat stock pasokan setara gabah ataupun beras yang tersimpan disejumlah gudang milik Bulog cukup melimpah dan terjadi space. Dan kedepan sangat dibutuhkan adanya tambahan gudang baru.

Dalam hal ini, kata Nia akrab srikandi muda ini disapa, maka Perum Bulog Kancab Sumbawa telah melaksanakan tugas dan fungsi yang diemban dengan melakukan penyerapan Gabah Kering Giling yang merupakan gabah produksi petani Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Dan itu semua dilakukan melalui 3 (tiga) saluran penyerapan terdiri dari Mitra Kerja Pengadaan, Gapoktan/Poktan, dan Satuan Kerja (Satker) Pengadaan yang dibentuk oleh Perum Bulog.

Untuk diketahui, tahun 2021 jumlah mitra kerja Perum Bulog Kancab Sumbawa tercatat sebanyak 23 mitra dan 2 (dua) diantaranya merupakan mitra baru yang bergabung, baik itu dari Kabupaten Sumbawa dan KSB, dengan realisasi serapan setara gabah per 6 Mei 2021 sebanyak 29.756 ton (84,64%) dari target sampai dengan bulan Mei 2021 atau 51,51% dari target tahun 2021. Ungkap Nia.

Nia juga memaparkan, dengan stok pasokan sebanyak 21.955,36 ton setara beras tersebut, maka dari hasil perhitungan riel yang dilakukan dinilai cukup untuk kebutuhan 37 bulan kedepan atau sampai dengan bulan Mei 2024 mendatang. Sehingga kita tidak perlu khawatir sebab stock pasokan yang tersedia sangat melimpah, karena itu dengan terjadinya space gudang baik itu yang ada digudang milik Bulog dan mitra kerja.  maka terlihat hampir penuh, sehingga Bulog Sumbawa telah mengusulkan ke Bulog Pusat agar paling tidak pada tahun 2022 mendatang dapat dibangun tambahan 4 (Empat) gudang baru, guna stock yang ada dapat tertampung dan tersimpan dengan baik, ujarnya.

Keempat tambahan gudang baru yang diusulkan itu sambung Nia, berada dilokasi gudang milik Bulog di Labuan Sumbawa, Lopok, Alas dan Lamusung KSB dengan kapasitas total 8.000 ton daya tampung, disamping ada pula pabrik penggilingan padi modern – Modern Rice Milling Plant (MRMP) yang berada dikawasan Unter Malang Desa Lape Kecamatan Lape. Dimana gudang tersebut diharapkan beroperasi pada tahun 2022 dengan memiliki sarana Silo 3 unit dengan kapasitas masing-masing Silo mencapai 2.000 ton jadi total daya tampung 6.000 ton. Sehingga kedepan fasilitas daya tampung digudang penyimpanan baru bisa mencapai total 14.000 ton, tukasnya.

“Dengan realisasi serapan setara gabah tersebut yang terus meningkat setiap harinya, dengan rata-rata serapan harian mencapai 500 – 1.000 ton setara gabah ataupun beras, maka untuk mengurangi space gudang dengan stock yang melimpah, sangat perlu dibangun tambahan gudang baru maupun melakukan kegiatan program pengiriman (Suplay) beras untuk daerah-daerah defisit dalam rangka pemerataan stock nasional melalui kegiatan Moveoutnas,” pungkasnya. (IA-06).






  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)