Inilah! Kendala Dinas PUPR Hadapi Beban Pekerjaan Kedepan

  • Bagikan

Sumbawa, Infoaktualnews.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa H Rosihan, ST. MT, dalam keterangannya kepada awak media diruang kerjanya Selasa (25/5), menyatakan kegiatan pengukuhan dan pelantikan ratusan pejabat (ASN) disejumlah OPD lingkup Pemda Sumbawa terkait dengan adanya perubahan nomenklatur baru dan struktur jabatan telah dilakukan pekan lalu oleh Pemerintahan Sumbawa Gemilang dan Berkeadaban dibawah kepemimpinan Bupati Sumbawa Drs H Mahmud Abdullah dan Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany, M.Pd., termasuk pada Dinas PUPR Sumbawa kini terdapat lima bidang meliputi bidang bina marga, tata ruang, sumberdaya air, air minum dan sanitasi serta bidang bangunan dan jasa konstruksi (Jakon).

Seiring dengan penerapan nomenklatur baru tersebut, terang Haji Han akrab pejabat muda low profil ini disapa, tentu beban kerja kedepannya akan semakin meningkat. Oleh karena itu, pembenahan internal kedalam dilakukan dan pihaknya telah meminta kepada teman-teman untuk tetap solid dalam melaksanakan kinerja dan tanggung jawab yang diemban.

Ket.Foto; Kantor Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa (Ist)

Kendati, mengingat tantangan dan beban kerja kedepan akan semakin meningkat, apalagi saat ini berbagai program kerja khususnya bagi pelaksanaan sejumlah kegiatan proyek sudah ada yang mulai dilaksanakan dan ada sejumlah paket proyek yang juga akan segera menyusul bagi pelaksanaannya setelah proses lelang tender tuntas dilakukan. ucap Haji Han.

Lanjut, Haji Han juga mengungkapkan bahwa, dari hasil evaluasi yang dilakukan khususnya dalam rangka menunjang kinerja operasional di lapangan dengan memperhatikan cakupan wilayah kerja dan kondisi geografis di daerah ini.

Maka kedepannya, Dinas PUPR sangat membutuhkan adanya tambahan sejumlah kendaraan dinas (Randis) roda empat yang memiliki handle porsneling paling tidak 3 – 4 unit, termasuk penambahan sejumlah alat berat excavator ukuran besar dan mini serta kendaraan truck pengangkut alat berat (Tronton). Masih Kata Haji Han, selain sejumlah randis roda empat dan sejumlah alat berat yang kini dimiliki PUPR, usianya sudah puluhan tahun, juga sudah ada yang mengalami kerusakan.

Bahkan saat memindahkan alat berat terpaksa menyewa tronton dengan biaya mencapai Puluhan Juta Rupiah sekali angkut. Sementara dengan medan jalan atau lokasi proyek memerlukan randis dan alat berat yang memadai, ujarnya.

Kendati demikian dengan jumlah randis dan alat berat yang terbatas itu, tak membuat jajaran PUPR Sumbawa patah semangat untuk terus berupaya meningkatkan kinerja dan tanggung jawab yang diemban. Akan tetapi kedepan kami berharap kepada Pemda Sumbawa agar apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas dan kinerja di lapangan terkait dengan dukungan sejumlah kendaraan dinas dan alat berat dimaksud dapat direalisasikan sebagaimana yang diharapkan. tutup Haji Han. (IA-06*)






  • Bagikan
error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)