Sumbawa, infoaktualnews.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi refleksi penting bagi dunia pendidikan untuk tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik semata, tetapi juga membangun karakter kuat sebagai fondasi utama generasi masa depan.
Hal tersebut ditegaskan Kepala SMKN 1 Plampang, H. Sutono, Jumat (1/5), dalam pesannya yang penuh makna kepada seluruh pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Menurutnya, kepintaran dan keterampilan tanpa dibarengi karakter yang baik tidak akan memberi arti besar bagi kemajuan bangsa. Pendidikan sejati, katanya, bukan hanya soal mencetak siswa yang unggul di atas kertas, tetapi juga membentuk pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki akhlak mulia.
“Pintar dan terampil saja tidak cukup. Kepintaran serta keterampilan tidak akan bermakna tanpa karakter yang baik. Karena itu, dibutuhkan keteladanan serta peran semua pihak untuk benar-benar memajukan pendidikan,” tegasnya.
Lanjutnya, di tengah tantangan dunia pendidikan modern yang kini dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari krisis moral, bullying, pengaruh negatif teknologi, hingga menurunnya budaya hormat kepada guru dan orang tua. Haji Sutono menilai, pendidikan karakter harus menjadi prioritas utama jika ingin mencetak generasi emas yang mampu membawa daerah dan bangsa menuju masa depan lebih baik.
Dalam peringatan Hardiknas 2026 ini, SMKN 1 Plampang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik dan keahlian vokasi, tetapi juga pada pembentukan kepribadian siswa yang unggul. Menurutnya, sekolah memiliki peran sentral sebagai tempat menanamkan nilai integritas, semangat kerja keras, kepedulian sosial, serta rasa cinta tanah air.
Ia juga menekankan bahwa tanggung jawab pendidikan bukan semata berada di pundak sekolah. Orang tua, lingkungan masyarakat, hingga pemerintah harus berjalan beriringan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkualitas.
“Keteladanan adalah kunci. Guru harus memberi contoh, orang tua harus menjadi panutan di rumah, dan masyarakat harus mendukung terciptanya lingkungan yang positif. Pendidikan akan maju jika semua pihak bergerak bersama,” ujarnya.
Hardiknas, lanjut Haji Sutono, harus menjadi momentum kebangkitan bersama untuk memperbaiki kualitas pendidikan dari berbagai sisi. Bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi panggilan moral agar seluruh elemen bangsa menyadari bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh bagaimana pendidikan hari ini dijalankan.
“Kami berharap lahirnya generasi Sumbawa yang tidak hanya cerdas dan kompetitif, tetapi juga berkarakter kuat, beretika, dan siap menghadapi tantangan global,” cetusnya.
Dengan semangat Hardiknas 2026, sambung H Sutono, SMKN 1 Plampang mengajak seluruh peserta didik untuk terus belajar, mengasah keterampilan, sekaligus menjaga nilai moral dalam setiap langkah kehidupan. Sebab Sebut dia, pendidikan terbaik adalah pendidikan yang mampu melahirkan manusia seutuhnya, cerdas pikirannya, terampil tangannya, dan mulia hatinya.
“Maju pendidikannya, kuat karakternya, hebat generasinya.” Sebuah pesan yang digaungkan SMKN 1 Plampang sebagai komitmen nyata membangun masa depan pendidikan yang lebih bermutu di Kabupaten Sumbawa. pungkasnya. (*)












