Ketua PSI Sumbawa Tawarkan Beli Surat Utang PT Sabalong Samawa

Sumbawa, infoaktualnews.com — Dinamika baru mengguncang panggung ekonomi daerah Kabupaten Sumbawa. Ketua DPD PSI Sumbawa, Haji Novel, SH, melontarkan langkah berani yang langsung menyita perhatian publik: siap membeli surat utang PT Sabalong Samawa (Perseroda) demi menyelamatkan dan membangkitkan kembali perusahaan daerah tersebut agar keluar dari stagnasi panjang.

Pernyataan tegas itu bukan sekadar wacana politik, melainkan sinyal kuat bahwa Perseroda harus segera bertransformasi total dari perusahaan yang selama ini dinilai belum menunjukkan performa maksimal menjadi badan usaha daerah yang sehat, produktif, dan benar-benar mampu menopang perekonomian Sumbawa.

“Kalau memungkinkan dan sesuai aturan, saya siap membeli surat utang Perseroda agar perusahaan ini kembali bergerak optimal, sehat, dan profesional,” tegas Haji Novel, Senin (11/5).

Langkah ini sontak dianggap sebagai terobosan progresif di tengah berbagai tantangan yang membelit PT Sabalong Samawa, mulai dari lemahnya ekspansi bisnis, keterbatasan permodalan, tata kelola yang belum maksimal, hingga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih jauh dari harapan masyarakat.

Bagi Haji Novel, Perseroda tidak boleh terus berada dalam posisi simbolis tanpa arah usaha yang jelas. Menurutnya, perusahaan daerah harus menjadi instrumen nyata pembangunan ekonomi, mampu membaca peluang, mengelola potensi lokal, dan menghasilkan keuntungan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Haji Novel menilai keterlibatan pihak eksternal dalam penguatan modal dan investasi Perseroda terbuka secara legal, sepanjang dijalankan melalui mekanisme hukum yang tepat dan keputusan pemegang saham.

Tak berhenti pada tawaran pembelian surat utang, ia juga mengusulkan agenda pembenahan menyeluruh bagi PT Sabalong Samawa. Mulai dari restrukturisasi manajemen, audit total aset dan unit usaha, penguatan sistem tata kelola profesional, hingga ekspansi ke sektor-sektor strategis berbasis potensi unggulan Sumbawa.

Menurutnya, Sumbawa memiliki kekayaan besar di bidang pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, energi, hingga pariwisata. Seluruh sektor tersebut dinilai dapat menjadi ladang bisnis produktif Perseroda jika dikelola dengan visi besar, kepemimpinan profesional, dan keberanian mengambil langkah inovatif.

“Perseroda harus menjadi lokomotif ekonomi daerah, bukan sekadar perusahaan formalitas yang hanya bergantung pada penyertaan modal pemerintah,” ujarnya penuh optimisme.

Pernyataan Haji Novel kini menjadi topik hangat di tengah masyarakat Sumbawa. Banyak kalangan menilai gagasan tersebut bukan hanya kritik terhadap kondisi Perseroda saat ini, tetapi juga tantangan terbuka bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi serius terhadap masa depan BUMD.

Momentum ini dinilai bisa menjadi titik balik sejarah PT Sabalong Samawa: apakah akan tetap berjalan di tempat, atau bangkit menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu mendorong kemajuan daerah.

Kini publik menanti langkah nyata pemerintah daerah, pemegang saham, dan seluruh pengambil kebijakan. Satu hal yang pasti, gagasan besar Haji Novel telah membuka ruang diskusi baru bahwa Perseroda Sumbawa masih punya peluang besar untuk bangkit—asal dikelola dengan keberanian, profesionalisme, dan visi perubahan. (*)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)