SUMBAWA, infoaktualnews.com – Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot, menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam (SDA), penciptaan peluang usaha, serta penguatan iklim investasi di Kabupaten Sumbawa.
Komitmen tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) IV Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Sumbawa, Kamis (21/5), di Olive Cafe, Sumbawa Besar.
Di hadapan para pengusaha muda dan peserta Muscab, Bupati Jarot memaparkan berbagai potensi strategis yang dimiliki Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang melimpah harus menjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih maju dan berkelanjutan.
“Dengan sumber daya alam yang melimpah, Sumbawa memiliki kesempatan besar untuk membangun usaha dan bisnis. Kita harus mulai hilirisasi, menjadi produsen dari sektor pertanian, perikanan, garam hingga KEK Samota yang nantinya akan memberikan multiplier effect bagi daerah,” tegas Jarot.
Ia menjelaskan, hilirisasi menjadi langkah penting agar Sumbawa tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghadirkan industri pengolahan yang memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Jarot juga mengungkapkan rencana pengembangan industri garam dan unggas terintegrasi bernilai triliunan rupiah. Untuk mendukung pengembangan industri garam, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bahkan telah menyiapkan lahan seluas sekitar 15 ribu hektare.
“Garam membutuhkan sekitar 13,9 ribu hektare lahan, makanya kita siapkan 15 ribu hektare. Ini untuk menciptakan kesempatan kerja dan kesempatan usaha bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan ekonomi, Bupati Jarot turut memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus HIPMI periode 2022–2025 yang dinilai telah berkontribusi dalam mendorong semangat kewirausahaan di Kabupaten Sumbawa. Ia berharap Muscab IV HIPMI dapat melahirkan pemimpin muda terbaik yang memiliki visi besar untuk kemajuan daerah.
“Siapapun yang terpilih adalah yang terbaik. Ketua harus memiliki visi membangun Sumbawa lebih cepat,” katanya.
Jarot juga menekankan pentingnya budaya kerja cepat dan disiplin di lingkungan pemerintahan daerah. Ia mengaku telah meminta seluruh kepala OPD untuk melaporkan progres pekerjaan setiap Selasa pagi agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat waktu.
“Kita harus siap berlari, tidak boleh maraton apalagi jalan,” tandasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk menjaga soliditas serta menghindari persaingan usaha yang tidak sehat.
Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat terhadap teknologi dan inovasi membutuhkan contoh nyata yang berhasil.
“Orang Sumbawa kadang agak susah mengubah pikiran ke teknologi baru. Tapi kalau sudah ada satu yang berhasil, semua akan ikut,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para pelaku usaha tidak memonopoli peluang bisnis yang ada, melainkan membangun kolaborasi dan kemitraan bersama UMKM lokal agar manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan secara luas.
“Begitu banyak peluang, jangan semua diambil sendiri. Harus dekat dan bermitra dengan UMKM,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati Jarot menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman bagi investor yang ingin berinvestasi di Kabupaten Sumbawa. Ia memastikan pemerintah daerah akan mendukung setiap investasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah.
“Saya akan melindungi setiap investasi yang masuk ke Sumbawa dan akan saya jaga selama memberi kontribusi kepada masyarakat,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga meminta agar proses perizinan di Kabupaten Sumbawa dipercepat guna menciptakan iklim investasi yang sehat, kompetitif, dan ramah bagi para investor maupun pelaku usaha lokal. (IA)












