Perkuat Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan Umat, BAZNAS Sumbawa Gandeng Lintas Sektor

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Komitmen memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat terus digaungkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Ruang Meeting BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Kamis (4/6), dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis.

Rapat yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi itu dipimpin langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa Muhammad Sofyan, S.T., Kepala Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa Dian Shidharta, S.T., M.M., serta perwakilan BPBD Kabupaten Sumbawa Rismawati, bersama jajaran pimpinan dan sekretariat BAZNAS Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Syukri Rahmat menegaskan bahwa zakat memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan zakat membutuhkan dukungan serta sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.

“Potensi zakat di Kabupaten Sumbawa sangat besar. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat agar penghimpunannya terus meningkat dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Melalui koordinasi ini, kami ingin menyatukan langkah untuk mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Syukri.

Ia menjelaskan, berbagai program unggulan BAZNAS, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi produktif hingga program rumah layak huni, memerlukan dukungan lintas sektor agar pelaksanaannya semakin efektif dan berkelanjutan.

Lebih jauh, Syukri menekankan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga terus mendorong program pemberdayaan yang mampu menciptakan kemandirian ekonomi mustahik. Harapannya, para penerima manfaat kelak dapat bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

“Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, zakat dapat menjadi instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan sosial, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

Dukungan penuh terhadap langkah BAZNAS juga disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan. Ia menilai program-program BAZNAS memiliki keterkaitan erat dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam penyediaan hunian layak dan infrastruktur dasar bagi kelompok rentan.

“Kami siap bersinergi dan mendukung berbagai program BAZNAS yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan sarana dasar bagi warga yang membutuhkan,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas PRKP Kabupaten Sumbawa, Dian Shidharta, menyebut kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS sebagai langkah strategis dalam menjawab berbagai persoalan sosial, terutama kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Masih banyak peluang kerja sama yang bisa diwujudkan bersama BAZNAS, khususnya dalam mendukung program rumah layak huni dan peningkatan kualitas kawasan permukiman. Kami siap berkolaborasi demi kemaslahatan masyarakat,” jelas Dian.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kabupaten Sumbawa, Rismawati, menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan dalam bidang kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Menurutnya, selama ini BAZNAS telah menjadi mitra strategis dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami mengapresiasi peran BAZNAS yang selalu hadir membantu masyarakat saat terjadi bencana. Ke depan, kolaborasi ini perlu terus diperkuat, mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi, para peserta membahas sejumlah peluang kerja sama konkret, di antaranya penguatan penghimpunan zakat di lingkungan ASN, dukungan terhadap program rumah layak huni bagi mustahik, penanganan korban bencana, hingga pengembangan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat miskin dan rentan.

Rapat berlangsung interaktif dan produktif dengan berbagai masukan konstruktif dari peserta. Seluruh pihak yang hadir menyatakan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi demi mengoptimalkan potensi zakat sebagai instrumen pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Menutup kegiatan tersebut, Syukri Rahmat menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen.

“Kolaborasi adalah kunci. Ketika pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama, maka manfaat zakat akan semakin luas dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)