Sumbawa, infoaktualnews.com – Komitmen meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus diperkuat melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dilakukan Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, S.Pd., M.Pd., yang menggandeng Samsat Sumbawa untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor melalui lingkungan pendidikan.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang menyasar sekolah-sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Sumbawa. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya membangun budaya taat pajak sejak dini sekaligus memperkuat pemahaman generasi muda mengenai pentingnya kontribusi masyarakat terhadap pembangunan daerah.
Kepala KCD Dikpora Wilayah IV Sumbawa, Junaidi, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kesadaran sosial peserta didik, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap kewajiban sebagai warga negara. Menurutnya, edukasi mengenai pajak kendaraan bermotor tidak hanya menyasar para siswa, tetapi juga seluruh warga sekolah, mulai dari tenaga pendidik hingga orang tua siswa.
“Kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor harus terus ditanamkan dan diperkuat. Melalui sekolah, kita dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan yang dirasakan bersama,” ujarnya.
Junaidi yang akrab disapa Jun menjelaskan, peran kepala sekolah dan guru sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada siswa mengenai manfaat pajak bagi pembangunan daerah. Dengan edukasi yang berkelanjutan, para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan pesan penting tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Peran kepala sekolah dan guru-guru dalam memberikan arahan kepada siswa-siswi sangat besar. Mereka dapat menjadi penyambung informasi kepada orang tua dan masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu. Pajak yang terkumpul akan mendukung berbagai sektor pembangunan, baik pendidikan, kesehatan, infrastruktur maupun pelayanan publik lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat dalam memenuhi kewajibannya, termasuk membayar pajak. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan lembaga pendidikan agar kesadaran pajak dapat tumbuh menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat.
Program sosialisasi ini, sambung Jun, jadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan literasi keuangan dan kewarganegaraan di kalangan pelajar. Dengan memahami fungsi dan manfaat pajak sejak usia sekolah, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Selain itu, peningkatan PAD melalui sektor pajak kendaraan bermotor dinilai sangat penting karena menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah. Semakin tinggi tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam menyediakan layanan publik yang berkualitas.
Melalui kolaborasi antara KCD Dikpora Wilayah IV Sumbawa dan Samsat Sumbawa ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif di lingkungan pendidikan tentang pentingnya pajak sebagai instrumen pembangunan. Tidak hanya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga membentuk generasi yang sadar hukum, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan Daerah. imbuhnya.
“Dengan semangat kolaborasi dan edukasi yang berkelanjutan, dunia pendidikan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (IA)












