Pemuda Pancasila dan LSM Gedor Kantor Bupati, Dukung Selamatkan Hutan Sumbawa dan Tindak Tegas Praktik Ilegal Logging

Sumbawa, infoaktualnews.com – Semangat penyelamatan hutan dan lingkungan hidup di Kabupaten Sumbawa terus menguat. Kali ini, dukungan terhadap Program Sumbawa Hijau Lestari serta langkah tegas pemerintah dalam memberantas praktik illegal logging datang dari Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa bersama gabungan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Dukungan tersebut disampaikan melalui aksi damai dan penyampaian aspirasi di depan Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (11/6). Dalam aksi tersebut, para peserta menyuarakan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian hutan yang selama ini menjadi penopang kehidupan masyarakat Sumbawa.

Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Sumbawa, Syahruddin LB, yang akrab disapa Sandy, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, khususnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Hutan, penindakan tegas terhadap pelaku illegal logging, serta penerbitan surat edaran yang melarang penanaman jagung di kawasan hutan.

Menurutnya, kondisi hutan di Kabupaten Sumbawa saat ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Kerusakan hutan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan dampak nyata terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat, mulai dari berkurangnya sumber mata air, meningkatnya risiko banjir saat musim hujan, hingga ancaman kekeringan pada musim kemarau.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan daerah ini. Hutan bukan hanya milik generasi hari ini, tetapi juga warisan yang harus dijaga untuk anak cucu kita kelak,” tegas Sandy saat menyampaikan orasinya.

Ia mengungkapkan bahwa Pemuda Pancasila bersama gabungan LSM merasa prihatin melihat kondisi alam Sumbawa yang semakin terancam akibat aktivitas perusakan hutan yang tidak terkendali. Karena itu, seluruh pihak harus bersatu mendukung langkah-langkah penyelamatan lingkungan yang saat ini tengah digencarkan oleh Pemerintah Daerah.

Sandy menilai Program Sumbawa Hijau Lestari merupakan salah satu kebijakan strategis yang patut mendapatkan dukungan luas dari masyarakat. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam memulihkan kawasan hutan yang mengalami kerusakan sekaligus mengembalikan fungsi ekologis hutan sebagai penyangga kehidupan.

“Pemerintah Daerah telah menunjukkan keseriusannya melalui berbagai kegiatan penghijauan dan penanaman pohon di sejumlah kawasan kritis. Ini merupakan langkah positif yang harus kita dukung bersama agar fungsi hutan dapat kembali pulih dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga menyatakan dukungan penuh terhadap surat edaran Bupati Sumbawa yang melarang aktivitas penanaman jagung di kawasan hutan. Kebijakan tersebut dianggap sebagai langkah penting dalam menghentikan laju alih fungsi kawasan hutan yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan lingkungan.

Menurut Sandy, eksploitasi hutan yang dilakukan secara berlebihan untuk kepentingan pertanian tanpa memperhatikan aspek keberlanjutan telah memicu berbagai persoalan ekologis. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan, tetapi juga oleh seluruh masyarakat Sumbawa.

“Hutan adalah benteng pertahanan alam kita. Jika terus dirusak, maka yang akan kita hadapi adalah banjir, tanah longsor, erosi, hingga krisis air bersih. Karena itu, langkah penyelamatan hutan harus menjadi gerakan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sandy juga menegaskan kesiapan Pemuda Pancasila dan gabungan LSM untuk bersinergi dengan Satgas Pengamanan Hutan dalam mengawal pelaksanaan kebijakan pemerintah serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap para pelaku perusakan hutan.

“Kami siap mengawal kebijakan ini dan bersinergi dengan Satgas Pengamanan Hutan. Tidak boleh ada ruang bagi pelaku illegal logging yang merusak masa depan daerah kita. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa gerakan penyelamatan hutan yang dilakukan saat ini bukan sekadar agenda sesaat, melainkan sebuah ikhtiar kolektif untuk memastikan generasi mendatang tetap dapat menikmati kekayaan alam Sumbawa yang lestari.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keseimbangan alam dan tidak terjebak pada kepentingan jangka pendek yang justru mengorbankan masa depan.

“Kita tidak boleh egois hanya untuk mendapatkan keuntungan sesaat hari ini, sementara generasi berikutnya harus menanggung dampak kerusakan lingkungan yang kita biarkan terjadi. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mewariskan alam yang lestari,” ujarnya.

Mengakhiri orasinya, Sandy menyampaikan pesan yang menggugah seluruh peserta aksi agar terus menjaga komitmen dalam memperjuangkan kelestarian lingkungan demi masa depan Tanah Samawa.

“Tugas kita hari ini adalah mewariskan mata air kelestarian, bukan air mata penderitaan. Mari bersama-sama menjaga hutan Sumbawa demi masa depan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya. (IA)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)