Sumbawa, infoaktualnews.com – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar terus memperkuat upaya edukasi kepada generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Keimigrasian dan Sekolah Kedinasan yang digelar di SMAN 3 Sumbawa Besar, Jumat (21/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kantor Imigrasi Sumbawa Besar untuk mendekatkan pemahaman keimigrasian kepada pelajar sekaligus menanamkan kesadaran hukum, wawasan kebangsaan, serta memberikan informasi mengenai peluang pendidikan kedinasan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.
Sosialisasi berlangsung dengan suasana edukatif dan interaktif. Para siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai tugas dan fungsi keimigrasian, tetapi juga diperkenalkan dengan berbagai layanan keimigrasian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Abdul Haris, yang hadir sebagai narasumber, memaparkan sejumlah materi penting kepada para pelajar.
Materi yang disampaikan antara lain mengenai fungsi dan tugas keimigrasian, pelayanan keimigrasian, penggunaan paspor secara benar dan bertanggung jawab, hingga pentingnya peran masyarakat dalam mendukung terciptanya tertib administrasi keimigrasian.
Menurutnya, pemahaman tentang keimigrasian perlu dikenalkan sejak usia sekolah. Para pelajar sebagai generasi penerus bangsa diharapkan memiliki pengetahuan yang memadai mengenai aturan dan ketentuan yang berlaku, khususnya ketika berhadapan dengan dokumen perjalanan dan aktivitas ke luar negeri.
Tak hanya membahas persoalan layanan keimigrasian, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para siswa untuk mengenal lebih jauh dunia pendidikan kedinasan.
Para pelajar mendapatkan informasi mengenai Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (POTEKIMIPAS), termasuk gambaran tahapan seleksi, proses pendidikan, hingga peluang pengembangan karier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Informasi tersebut mendapat perhatian besar dari para siswa. Kesempatan untuk memperoleh pendidikan kedinasan sekaligus memiliki peluang berkarier di bidang pelayanan publik menjadi salah satu hal yang menarik minat peserta sosialisasi.
Antusiasme siswa terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah pelajar secara aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari tata cara dan persyaratan pelayanan paspor, tugas serta profesi petugas imigrasi, hingga berbagai hal yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan.
Interaksi tersebut menunjukkan tingginya rasa ingin tahu pelajar terhadap dunia keimigrasian sekaligus peluang pendidikan yang dapat menjadi salah satu pilihan dalam merencanakan masa depan.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa. Tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran hukum, disiplin, memahami aturan, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Lebih jauh, pengenalan sekolah kedinasan diharapkan mampu membuka wawasan para pelajar mengenai beragam pilihan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sekolah menengah.
Melalui pendidikan yang tepat dan persiapan sejak dini, para siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan pendidikan dan dunia kerja di masa mendatang.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara institusi pemerintah dan dunia pendidikan. Kantor Imigrasi Sumbawa Besar menempatkan sekolah sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan membangun kesadaran hukum sejak dini.
Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi yang menyentuh langsung kalangan pelajar. Dengan demikian, pemahaman masyarakat mengenai keimigrasian tidak hanya diperoleh ketika membutuhkan pelayanan, tetapi telah tumbuh sejak dari lingkungan pendidikan.
Melalui sosialisasi tersebut, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar menegaskan bahwa edukasi keimigrasian merupakan bagian penting dari upaya membangun masyarakat yang sadar hukum, tertib administrasi, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kesiapan untuk berkontribusi dalam pelayanan publik.
Bagi para pelajar SMAN 3 Sumbawa Besar, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia keimigrasian sekaligus melihat peluang pendidikan kedinasan sebagai salah satu pilihan untuk mewujudkan cita-cita dan masa depan. (*)











