Tambang Ilegal Makan Korban di Lantung, DPRD Sumbawa Desak APH Bertindak Tegas

SUMBAWA, infoaktualnews.com — Insiden meninggalnya tiga penambang di areal tambang ilegal di Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Zulfikar Demitry.

Zulfikar meminta pemerintah daerah bersama aparat terkait segera mengambil langkah serius menyikapi peristiwa tersebut. Menurutnya, adanya korban jiwa menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan ilegal masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian.

“Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat terkait. Jangan sampai kejadian serupa kembali terjadi dan memakan korban jiwa,” tegas Zulfikar.

Ia mendorong pemerintah dan aparat memperkuat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Sumbawa. Terlebih, kegiatan yang berlangsung tanpa izin umumnya tidak didukung standar keselamatan kerja yang memadai.

Menurut Zulfikar, penertiban tidak hanya penting untuk mencegah jatuhnya korban, tetapi juga untuk mengantisipasi potensi kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang tidak terkendali.

“Jangan menunggu ada korban berikutnya baru dilakukan tindakan. Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan dan penertiban aktivitas tambang ilegal di Sumbawa,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah yang diperlukan. Dengan demikian, aktivitas pertambangan ilegal tidak terus menimbulkan persoalan, terutama yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Keselamatan manusia harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai aktivitas pertambangan ilegal terus berlangsung tanpa pengawasan,” pungkasnya. (*)

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)