Harumkan Nama Daerah! Siswi SMPN 2 Sumbawa Besar Raih Juara I Baca Puisi Samawa Tingkat Provinsi

SUMBAWA, infoaktualnews.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Sumbawa. Kali ini, kabar menggembirakan datang dari SMP Negeri 2 Sumbawa Besar. Salah seorang siswinya, Asyifa Ikrima Maisun, berhasil meraih Juara I dalam ajang Lomba Baca Puisi Samawa tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPN 2 Sumbawa Besar sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sumbawa di tingkat provinsi. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa generasi muda Tanah Samawa memiliki potensi, bakat, serta kemampuan luar biasa dalam mengembangkan seni dan budaya daerah.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut, Asyifa Ikrima Maisun tampil memukau dengan membawakan puisi berbahasa Samawa. Melalui penghayatan yang mendalam, artikulasi yang jelas, serta penjiwaan yang kuat, ia mampu menghadirkan keindahan sastra daerah di hadapan para juri.

Penampilannya berhasil menarik perhatian dan memikat hati dewan juri hingga mengantarkannya meraih posisi tertinggi sebagai Juara I. Capaian tersebut sekaligus memastikan langkah Asyifa untuk melanjutkan perjuangan dan menunjukkan kemampuannya pada ajang kompetisi tingkat nasional.

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan, melainkan juga menjadi bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam menjaga, merawat, dan melestarikan bahasa serta kebudayaan Samawa agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Kepala SMPN 2 Sumbawa Besar, Endang Sulastri, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih anak didiknya tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, motivasi, dan pendampingan sehingga Asyifa mampu tampil maksimal hingga meraih Juara I tingkat provinsi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, semangat belajar, keberanian, serta kesungguhan siswi dalam mengembangkan potensi dirinya. Prestasi itu diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik lainnya untuk terus berani mencoba, mengasah kemampuan, dan meraih prestasi di berbagai bidang.

“Insha Allah, Asyifa Ikrima Maisun akan tampil kembali di tingkat nasional,” ungkap Endang, yang akrab disapa, saat dikonfirmasi media ini, Kamis (5/11/2026).

Ia berharap, keberhasilan Asyifa tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga mampu membawa nama baik Kabupaten Sumbawa dan Provinsi Nusa Tenggara Barat di kancah nasional.

Lebih jauh, prestasi tersebut menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan untuk terus memberikan ruang dan kesempatan kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat, kreativitas, serta kecintaan terhadap seni dan budaya lokal.

Pasalnya, kemampuan membaca puisi bukan hanya berkaitan dengan keindahan dalam merangkai dan melafalkan kata-kata, tetapi juga menyangkut kemampuan memahami makna, menghayati pesan, serta menyampaikan nilai-nilai kehidupan melalui ekspresi dan penghayatan.

Di sisi lain, keberhasilan Asyifa membawakan puisi Samawa juga menjadi pesan penting bahwa bahasa daerah merupakan kekayaan budaya yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Melalui karya sastra, bahasa Samawa dapat terus diperkenalkan, diapresiasi, dan mendapat tempat di tengah perkembangan kebudayaan nasional.

Kini, harapan besar tertuju kepada Asyifa Ikrima Maisun untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya pada kompetisi tingkat nasional. Dukungan dari sekolah, keluarga, masyarakat, serta seluruh elemen pendidikan tentu menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi tantangan berikutnya.

Selamat dan sukses untuk Asyifa Ikrima Maisun! Teruslah berkarya, junjung tinggi budaya Samawa, dan buktikan bahwa generasi muda Sumbawa mampu berprestasi serta bersaing di tingkat nasional. ujarnya.

“Prestasi hari ini menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus bermimpi, berusaha, dan mengukir kebanggaan bagi daerah tercinta, Tanah Samawa,” pesan endang. (IA)

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)