News  

Tim JPN Kejari Sumbawa Stressing Kontraktor Puskesmas Alas – Tarano Genjot Pekerjaan

Sumbawa, Infoaktualnews – Selama dua hari berturut-turut Rabu dan Kamis 13 – 14 Oktober 2021 kemarin, serangkaian dengan tugas program pendampingannya Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Negeri Sumbawa didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbawa turun melakukan action monitoring dan evaluasi lapangan ke lokasi proyek pembangunan dan pembenahan dua unit gedung Puskesmas Kecamatan Tarano dan Alas yang dibiayai pembangunannya oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggunakan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi tahun 2021 dengan nilai total mencapai sekitar Rp 15,8 Miliar.

Setelah tim JPN melakukan kegiatan turun ke lapangan selama dua hari berturut untuk melihat dari dekat dan mengecek secara langsung progres fisik yang dihasilkan dari proyek pembangunan dua Puskesmas Kecamatan Tarano dan Alas, ungkap Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (DATUN) Kejari Sumbawa, Arin Pratiwi Quarta, SH.,, kepada awak media diruang kerjanya, Kamis (14/10),

Bahkan progres fisik pekerjaan yang dihasilkan hingga saat ini untuk Puskesmas Tarano baru mencapai progres fisiknya sekitar 47%, sedangkan untuk Puskesmas Alas progresnya sekitar 35%, dengan kegiatan pekerjaan lapangan terus dilakukan oleh kedua rekanan kontraktor pelaksana.

Oleh karena itu, dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan tidak ditemui adanya kendala yang berarti, terang Jaksa Arin akrab koordinator tim JPN Kejari Sumbawa ini disapa, namun kami dari Tim JPN telah memberikan stressing dan meminta kepada kedua rekanan kontraktor pelaksana pembangunan gedung UPT Puskesmas Tarano dan Alas itu bersama Konsultan Pengawas dan PPK Dikes Sumbawa, agar terus berupaya menggenjot pekerjaannya.

Dan bahkan tim JPN telah meminta agar jumlah tenaga kerja dan waktu kerja ditambah, sehingga dengan sisa waktu beberapa bulan kedepannya volume pekerjaan dapat ditingkatkan dan diselesaikan dengan baik tepat waktu sesuai dengan kontrak hingga Desember mendatang sudah harus dituntaskan pembangunannya. ujar Arin.

Seperti Puskesmas Alas misalnya tim JPN telah memberikan stressing kepada rekanan kontraktor pelaksana agar progres fisiknya segera ditingkatkan dengan cara menggenjot pekerjaan lapangan. Dan saat ini jumlah tenaga kerja yang semula dibawah 50 orang kini telah bertambah menjadi 76 orang dengan waktu kerja (lembur) ditambah, dengan konstruksi gedung berlantai dua untuk pekerjaan dak baru saja dilakukan dan tinggal dilanjutkan dengan pekerjaan pemasangan atap, begitu pula dengan Puskesmas Tarano pekerjaannya juga terus digenjot, dengan dukungan stock pasokan material yang dibutuhkan dalam keadaan On-site di lokasi, sehingga optimis seluruh pekerjaan pembangunannya akan dapat dituntaskan sesuai dengan kontrak, tukas Jaksa Arin.

Kata Arin, Program pendampingan yang dilakukan atas proyek pembangunan dua Puskesmas Kecamatan Alas dan Tarano ini dilakukan oleh tim JPN, karena merupakan proyek strategis nasional, dengan biaya pembangunannya menggunakan bantuan DAK tahun 2021 ini. Sehingga tim JPN turun langsung ke lokasi tiada lain maksud dan tujuannya untuk memastikan sejauh mana proses dan hasil pelaksanaan pekerjaan pembangunan fisiknya di lapangan, agar pembangunannya dapat selesai tepat waktu, tepat sasaran dan tepat manfaat, tentu dengan tetap memperhatikan mutu dan kualitas hasil proyek sesuai dengan bestek yang ditentukan.

“Atas progres fisik yang telah dihasilkan tim JPN menyampaikan apresiasi terhadap kontraktor pelaksana atas kinerja dan tanggung jawab yang ditunjukkan,” pungkas Jaksa Arin.(IA-06)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif

error: Upss, Janganlah dicopy bang ;-)