Sumbawa Barat, Infoaktualnews.com – Desa Sermong yang termasuk dalam wilayah pemerintahan Kecamatan Taliwang dengan keberadaan pengrajin Bambu dan Pertanian berpotensi menjadi Desa Agrowisata.
Desa yang awalnya merupakan pemekaran dari Tamekan tersebut, terkenal dengan status Desa Kumuh. Kini desa tersebut raih berbagai prestasi diperoleh, yakni peringkat dua saat lomba Kampung Sehat di tengah Pandemi Covid-19 tingkat Kecamatan Taliwang.

Kepala Desa Sermong Rosidi, S.sos menyampaikan bahwa ia menahkodai sudah sekitaran 3 tahun berjalan, potensi Desa memang sudah ada sebelumya seperti pengerajin bambu yang sudah menjadi Ikon Desa. Namun, karena tidak diakomodir dengan baik maka tidak dapat bersaing dengan pasar, ujarnya saat ditemui media ini, senin (6/12) di rumahnya.
“Saat ini, sudah saatnya keberadaan para pengrajin Bambu kita berdayakan,” kata Rosidi akrab disapa kades ini.
Adapun potensi desa ini selain pengrajin bambu, yakni potensi pertanian yang ada di desa juga sangat menggiurkan. Salah satunya, pertanian pangan maupun hortikultura, dimana letak geografis desa yang hampir separuh dikelilingi oleh sungai. tuturnya
“Dan stok air dari desa kami untuk aktivitas pertanian bisa diambil dari sungai saat musim kemarau telah tiba,” tungkas rosidi

Sementara itu, Camat Taliwang Aku Nurmadin, S.Pd, saat dikonfirmasi terkait nama Takota untuk wilayah Kota Taliwang sebagai pusat kota Kabupaten Sumbawa Barat menyatakan bahwa, tujuan nama tersebut untuk memberikan ruang kreativitas bagi masyarakat dalam menata tempat tinggalnya masing-masing, termasuk dalam hal pemetaan potensi wilayah oleh para lurah maupun pemdes bersama masyarakat. ungkapnya
Salah satu alasan pemetaan potensi Desa maupun Kelurahan, terang Nurmadin sapaan akrabnya, diharapkan menjadi ikon sehingga dapat dibawah sebagai nilai tambah dalam keikutsertaan dalam rangkaian festival Taliwang yang sudah pernah kita laksanakan sebelumnya.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sumbawa Barat Ir. IGB Sumbawanto, M.Si., melalui Kepala Bidang Destinasi Abdul Munir mengapresiasi Pemdes Sermong yang berniat membuat Desa yang sebelumnya tidak pernah berbicara wisata akhirnya ingin mengembangkan potensi Desa dengan membuat Desa Agrowisata, ujarnya kepada media ini, selasa (7/12) diruang kerjanya.
“Kabar terkait Desa yang ingin mengangkat potensi Desa melalui kegiatan Agrowisata menjadi angin segar bagi kami, berarti pemdes faham bahwa wisata salah satu ikhtiar kita dalam promosi desa yang ampuh dalam persaingan pasar,”
Lanjut, Munir akrab disapa kabid pariwisata, Kabid menambahkan bahwa, terkait Pemdes tersebut dapat sekaligus melakukan pemetaan disalah satu tempat, khusus di wilayah desanya sehingga semua kegiatan Agrowisata tersentral pada satu tempat.
“Kami dari Dinas siap turun dalam membantu Desa Sermong untuk mewujudkan harapnya tersebut,” ucap munir

Seperti diketahui, Desa Sermong akan dibuat sebagai Desa Agrowisata sudah mencapai angka 50%, salah satu aspek yang dilihat, potensi Desa yang sudah ada dalam hal ini Pengrajin Bambu dan Aktivitas Pertanian. Dan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat yang sudah sejak awal dibiasakan untuk hidup serba gotong royong, selain itu Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang sudah siap menjadi aktor utama dalam mewujudkan mimpi besar Desa ini. (IA-Gaff)












